3 Bulan Buron Mantan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Tertangkap

Rabu, 14 Agustus 2013, Dibaca : 2418 x Editor : nugroho

ririn w
TERTANGKAP : Terpida Kasus Korupsi Mochtar Setijohadi (pakai rompi) saat berada di Kejari Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro -  Pelarian mantan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, Mochtar Setijohadi, yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) berakhir. Terpidana  kasus korupsi dana Perjalanan Dinas DPRD Bojonegoro senilai Rp13,2 miliar tahun 2007 itu tertangkap di D'Paragon guest house, Jl. Flamboyan, Deresan, Yogyakarta, Selasa (13/08/2013) kemarin, sekira pukul 21.30 WIB.

Penangkapan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu dilakukan langsung oleh tim  Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama tim Intel Kejaksaan Negeri (Kejari Bojonegoro).  Wakil rakyat periode 2004-2009 itu ditangkap setelah menjadi buronan selama tiga bulan.

Baca Lainnya :

    "Iya tadi malam tim Intel dari Kejati DIY, Intel Kejagung dan Intel Kejari Bojonegoro berhasil mengamankan terpidana Mochtar," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Tugas Utoto, Rabu (14/08/2013).

    Terpidana kasus korupsi dalam pelaksanaan pengelolaan anggaran sekretariat DPRD Bojonegoro tahun 2006 & 2007 itu menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 13.245.220.000. Mochtar ditetapkan sebagai DPO selama kurang lebih tiga bulan lalu.

    Baca Lainnya :

      "Tertanggal 15 Mei 2013 Mochtar jadi DPO," tegas Tugas.

      Usai ditangkap di hotel DIY itu Mochtar kemudian langsung dilakukan pendataan administrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. Setelah itu langsung dibawa ke Kejari Bojonegoro.

      "Usai diproses administrasi di Kejati DIY langsung kita bawa ke Kejari Bojonegoro," ujar Tugas, menerangkan.

      Eksekusi terhadap Mochtar itu sesuai Putusan Mahkamah Agung (MA) No 481/K/pid.sus/2012 dengan pidana penjara enam tahun. Selain itu, ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

      Dalam amar putusannya, MA mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta menyatakan terdakwa secara sah terbukti melakukan korupsi dana perjalanan dinas tahun 2006-2007 senilai Rp13,2 miliar. MA juga mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti Rp687.900.000 untuk terdakwa Mochtar Setijohadi. Apabila tidak bisa membayar uang pengganti, maka harta kekayaannya akan disita atau harus menjalani pidana enam bulan kurungan.(rin)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more