Selasa, 23 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Libur Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah

Aktivitas Sumur Tua Gegunung Normal

Editor: samian
Rabu, 13 Juni 2018
Ali Imron
Lokasi sumur tua di Cekungan Dusun Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Selama libur lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah, aktivitas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, di sumur tua Lapangan Minyak Gegunung di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, normal seperti hari-hari biasa. Upaya ini untuk mengejar produksi minyak dari sumur 19, 16, dan 10.

"Aktivitas kami normal di Sumur Tua," ujar Plt Direktur BUMD PDAT, Cucuk Dwi Sukwanto, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Rabu (13/6/2018).

Sekalipun Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu belum mematok target produksi, namun Cucuk terus berusaha meningkatkan produksinya. Selama masa reaktifasi, ada beberapa sumur yang lancar dan ada juga yang sama sekali keluar cairan emas hitamnya.

Terhitung sejak bulan Januari-Februari 2018, PDAT telah menyetor 96.516,10 liter minyak ke Pertamina. Jumlah tersebut setara dengan 21 rit tangki.

"Untuk produksi minyak bulan Maret sampai Juni 2018 nanti saya cek datanya," terang pria yang baru menjabat Kabid Perekonomian dan SDA Setda Tuban.

Selama tahun 2017 perusahaan yang berkantor di Jalan Gajah Mada Tuban ini telah meraup Rp88.551.233,63. Capaian tersebut lebih kecil dari target yang ditetapkan dalam P-APBD 2017 sebanyak Rp187.797.809,76.

"Dalam setahun hanya memproduksi 232.280,99 liter dan lebih sedikit dibanding target 517.000 liter," terang pria berparawakan ramping itu.

Minimnya produksi dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai minimnya data skunder bawah permukaan. Kondisi bawah permukaan yang sulit diprediksi. Kondisi sumur tua sebagian besar sudah rusak, dan kurang efektifnya kegiatan reaktifasi sumur tua.

Hasil evaluasi atas empat persoalan tersebut, di tahun 2018 ini pihaknya akan mengoptimalkan pengelolaan sumur tua Gegunung.

Mengembangkan sumur tua yang berada di Tuban dan sekitarnya. Terakhir mengusulkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP).

Selain mengelola sumur tua Gegunung BUMD ini juga memiliki bidang usaha supply pasir kuarsa, suplai batu tras, bagi hasil penyertaan modal dari pihak ketiga, dan terakhir usaha niaga Bright gas.

Secara keseluruhan BUMD PDAT di 2017 memiliki laba Rp26.453.518,15. Sementara di tahun 2016 silam, BUMD yang dibentuk berdasarkan Perda Nomor 3 tahun 2003 tanggal 17 Januari 2003 memiliki laba Rp261.504.435,40. Dari laba tersebut, setoran untuk Pemkab Tuban sebesar Rp143.827.989,47. (Aim)

Dibaca : 467x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan