Minggu, 31 Agustus 2014
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Blora Simpan 595 Sumur Tua

Editor: teguh
Rabu, 31 Juli 2013
Ali Musthofa
SUMUR TUA : Salah satu sumur minyak tua di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Blora yang belum dikelola secara maksimal.

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Potensi sumur tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah patut menjadi perhatian serius untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Blora. Saat ini terdapat 595 unit sumur tua yang tersebar di 16 wilayah kecamatan di Blora.

"Namun semua belum  bisa dieksplorasi mengingat ada kerusakan infrastruktur, dan sebagian belum ditemukan titik sumurnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT  Blora Patra Energi (BPE) Blora, Christian Prasetya.

BPE sebagai perusahaan milik daerah mulai mendapatkan ijin pengelolaan sejak 2010 silam sebanyak 36 sumur, bersama KUD Wargo Tani Makmur sebanyak 32 sumur, dan PT Sarana Pembangunan Jateng (SPJ) mendapat hak pengelolaan dari Pertamina 38 sumur ditambah sekitar 250 sumur eks Kokaptraya yang diswakelola oleh LPM UPN Veteran Yogyajakarta.

Christian menyebutkan dari 36 sumur itu 25 diantaranya berada di lahan Perhutani. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah menyetujui penggunaan kawasan hutan untuk pengelolaan 25 sumur tua di Blora. Surat persetujuan nomor S.65/Menhut-VII/ 2013 tertanggal 1 Pebruari 2013 tersebut sudah diterima PT BPE, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Blora yang mengelola sumur tua.

"Persetujuan itu adalah izin pinjam pakai kawasan hutan yang di dalamnya ada 25 titik sumur tua," kata Christian.

Dia katakan, ijin pemanfaatan lahan untuk produksi di lokasi milik perhutani mutlak diperlukan. Oleh karena itu BPE sudah mengajukan ijin pemanfaatan ke Kementrian Kehutanan sejak 2011 lalu.

"Ya syukurlah proses yang panjang itu kini telah turun ijin dari kementrian. Meski  beberapa kali berkas pengajuan izin harus dilengkapi misalnya berkas pemetaan. Sehingga terbitnya izin menjadi tersendat," imbuhnya.

Setelah izin tersebut keluar maka PT BPE akan memaksimalkan dalam pengelolaan titik-titik sumur tua yang berada di kawasan hutan. Pengelolaan sumur tua itu diharapkan bisa memberdayakan masyarakat sekitar sumur.

"Di samping itu bisa  membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan PT BPE yang secara langsung juga memberikan kontribusi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Blora," tandasnya.(ali)


Dibaca : 589x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>