Rabu, 25 Mei 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air Dukung Warga Wonocolo Helat Sedekah Bumi Sedekah Bumi Pesarehan Setoyudo Tim Jurnalis Bojonegoro Keok Dipenyisihan Dewan Minta DPU Ingatkan Pelaksana Proyek Tuntutan Dipenuhi Pemblokiran Dibuka Pekerja Blok Cepu Tewas di Lokasi Proyek Bupati Lamongan Buka Turnamen Futsal Jurnalis Jalan Menuju J-TB Diblokir Warga Mobilisasi Logistik Pengeboran J-TB Dimulai Kualitas Wasit ISC B Tidak Profesional Tempat Karaoke Tutup Selama Ramadan Diminta Lebih Cepat Pelaksanaan Operasi Pasar 18 SPBU di Jatim Siap Uji Coba Dexlite 26 Mei 2016 MoU Kilang Tuban Diteken Siswanto Jabat Koordinator KAHMI Blora Dewan Pendidikan Nilai Sekolah Unggulan Diskriminatif Pemkab Belum Antisipasi Kebocoran Gas April 2017 PEPC Mulai Bor J-TB Pertamina EP Berharap Kelola SP Gas Nglajo Pelaksanaan US Menyisakan Catatan Merah Tak Ada Kenaikan BBM Saat Lebaran IME Tak Dipercaya Lagi Kelola Gas Flare Awal Juni KTM Mulai Giling Penuh 108 Pelajar Tunjukkan Tarian di Harkitnas DPU Sebut Plang Papan Proyek Hilang PP Kebut Pembangunan Jalan J-TB Potong 10% Seharga Fasilitas Blok Cepu Amerika Berminat Investasi Sektor Energi Petisi Tolak Kebangkitan PKI Soroti Proyek APBD Tanpa Plang Papan Nama Gelontor CSR Pendidikan Sekitar PPGJ Guru Bahasa Inggris Bojonegoro dapat Pelatihan Pemerintah Dukung Rosnef Jadi Mitra Pertamina Pertamina Siapkan Investasi Rp 2,1 Triliun Pengumuman Investor Kilang Tuban Molor Ketua MPR Nilai Bupati Suyoto Pemimpin Pancasilais Dua Kades Cekcok di Pameran BBGRM Pakde Karwo Buka Pameran BBGRM Ketua MPR Resmikan Jembatan Bojonegoro Cicak Berkepala Dua Gegerkan Warga Beji Pengendara Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan di Cepu 10 Keputusan Penting Percepatan City Gas Blora Warga Rahayu Kesulitan Tangkap Peluang Usaha Minta JOBP-PEJ Perbaiki Jalan Lingkar Rahayu Sepakat City Gas Blora Dipercepat Warung Kopi Triwardoni Dibobol Maling Pemasangan Jargas di Bojonegoro Terancam Gagal Mitos Kunjungan Presiden ke Bojonegoro Belum Terpecahkan Minta PEPC Belajar Dari Blok Cepu Kantor HK Diblokir Warga Kelulusan Siswa Ditentukan Dewan Guru Program City Gas Belum Jelas Bupati Minta Dokumen Dicek Ulang KAHMI Desak Wakil Ketua KPK Mundur Gagalkan Pengiriman Minyak Olahan Ilegal Dewan Lakukan Sidak UN SMP Nilai Mapel IPS Dikuasai SMA Pinggiran Indeks Integritas SMA Lamongan Setara Surabaya Berharap Program CSR Sentuh Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro Melesat Lebihi Nasional Pendirian Patung KSB Terancam Sanksi Management Hotel Aston Bojonegoro Kunjungi Suara Banyuurip Nelayan Bulubanjarejo Hilang Pemkab Blora Rencanakan Bangun Museum Migas EMCL Akan Cek Rencana Pembongkaran ATW Proyek Banyuurip Berakhir, Rumah Kontrakan Mulai Sepi Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat

Blora Simpan 595 Sumur Tua

Editor: teguh
Rabu, 31 Juli 2013
Ali Musthofa
SUMUR TUA : Salah satu sumur minyak tua di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Blora yang belum dikelola secara maksimal.

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Potensi sumur tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah patut menjadi perhatian serius untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Blora. Saat ini terdapat 595 unit sumur tua yang tersebar di 16 wilayah kecamatan di Blora.

"Namun semua belum  bisa dieksplorasi mengingat ada kerusakan infrastruktur, dan sebagian belum ditemukan titik sumurnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT  Blora Patra Energi (BPE) Blora, Christian Prasetya.

BPE sebagai perusahaan milik daerah mulai mendapatkan ijin pengelolaan sejak 2010 silam sebanyak 36 sumur, bersama KUD Wargo Tani Makmur sebanyak 32 sumur, dan PT Sarana Pembangunan Jateng (SPJ) mendapat hak pengelolaan dari Pertamina 38 sumur ditambah sekitar 250 sumur eks Kokaptraya yang diswakelola oleh LPM UPN Veteran Yogyajakarta.

Christian menyebutkan dari 36 sumur itu 25 diantaranya berada di lahan Perhutani. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah menyetujui penggunaan kawasan hutan untuk pengelolaan 25 sumur tua di Blora. Surat persetujuan nomor S.65/Menhut-VII/ 2013 tertanggal 1 Pebruari 2013 tersebut sudah diterima PT BPE, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Blora yang mengelola sumur tua.

"Persetujuan itu adalah izin pinjam pakai kawasan hutan yang di dalamnya ada 25 titik sumur tua," kata Christian.

Dia katakan, ijin pemanfaatan lahan untuk produksi di lokasi milik perhutani mutlak diperlukan. Oleh karena itu BPE sudah mengajukan ijin pemanfaatan ke Kementrian Kehutanan sejak 2011 lalu.

"Ya syukurlah proses yang panjang itu kini telah turun ijin dari kementrian. Meski  beberapa kali berkas pengajuan izin harus dilengkapi misalnya berkas pemetaan. Sehingga terbitnya izin menjadi tersendat," imbuhnya.

Setelah izin tersebut keluar maka PT BPE akan memaksimalkan dalam pengelolaan titik-titik sumur tua yang berada di kawasan hutan. Pengelolaan sumur tua itu diharapkan bisa memberdayakan masyarakat sekitar sumur.

"Di samping itu bisa  membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan PT BPE yang secara langsung juga memberikan kontribusi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Blora," tandasnya.(ali)


Dibaca : 973x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>