Bojonegoro dapat Transfer DBH Migas Triwulan II Rp1 Triliun lebih

Selasa, 25 Juni 2019, Dibaca : 819 x Editor : nugroho

dok/sbu
TUMPUAN : Produksi Minyak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, jadi pendongkrak DBH Migas Cepu.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, penerimaan dana bagi hasil minyak dan gas bumi (migas) pada triwulan kedua ini sudah mencapai Rp1 triliun lebih. 

"Kita mendapatkan transfer kedua untuk DBH Migas sebesar Rp1 triliun lebih pada bulan ini," kata Kepala Bapenda Bojonegoro, Herry Sudjarwo, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/6/2019). 

Baca Lainnya :

    Sementara, target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2019 sebesar Rp1,8 triliun. Masih ada dana lagi yang akan ditransferkan hingga triwulan keempat oleh Pemerintah Pusat. 

    "Prediksi ada kenaikan DBH Migas," imbuhnya. 

    Baca Lainnya :

      Pihaknya belum menghitung secara pasti jumlah kenaikan DBH Migas di akhir triwulan 2019. Namun jika ada tambahan transfer yang nilainya besar, maka diperkirakan akan terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaansisa (SiLPA) di 2019. 

      "Bisa jadi, penerimaan DBH Migas kita di atas Rp2 triliun," imbuhnya. 

      Sementara, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, menyampaikan, jika produksi Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) saat ini telah mencapai 225 ribu barel per hari (Bph). 

      "Jumlah ini sudah mencapai 30 persen kebutuhan nasional," ujarnya saat Rapat Paripurna Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Fraksi di Ruang Paripurna DPRD, Senin (24/6/2019) kemarin. 

      Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan pembangunan, agar serapan anggaran bisa maksimal dan tidak terjadi SiLPA yang terlalu besar.(rien) 

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more