Kamis, 18 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Bor Sumur Air, Warga Bojonegoro Temukan Gas Alam

Editor: nugroho
Rabu, 12 Juni 2019
medsos
GAS ALAM : Warga sedang membakar ranting daun di atas sumur air yang mengeluarkan gas alam.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Warga Desa Tapelan, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dihebohkan dengan munculnya gas alam. Gas tersebut keluar dari sumur air yang digali warga.

Keluarnya gas alam tersebut berawal saat warga setempat  membuat sumur bor untuk pengairan sawah. Namun di tengah proses pembersihan sumur, keluar gas dari dalam tanah. Bahkan, mesin sibel (pompa air listrik) yang berada dalam sumur sempat terangkat.

Jupri (48), penggali sumur bor, mejelaskan saat itu dia bersama rekan-rekannya sedang membuat sumur air pada Rabu (5/6/2019), tepat di akhir bulan Ramadhan 1440 H. Dengan kedalaman sumur mencapai 40 meter dan lebar 4 dim.

"Seteleh selesai, kami coba masukkan sibel ke dalam sumur untuk menguras," tuturnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (12/6/2019).

Namun air yang dikuras tidak mengalir lancar. Kadang keluar kadang tidak. Karena penasaran, sibel dimatikan. Tiba-tiba mesin terangkat dari dasar sumur.

"Tidak terlalu tinggi. Tapi sibel tak bisa menarik air. Kemudian sibel kami angkat ke atas," ujarnya di dampingi rekan lainnya.

Mereka mengaku tidak mencium bau menyengat. Hanya terlihat seperti ada gas keluar dari dalam sumur.

"Kemudian kami coba bakar, ternyata benar. Api saat itu menyala tinggi," ujranya. 

Setelah itu mereka menutup sumur dengan kaleng bekas dan diberi lubang kecil untuk mengeluarkan gas. Tujuannya menghindari hal tidak dinginkan.  

"Sekarang nyala apinya kecil, mungkin karena tertutup lumpur. Apinya berwarna biru," kata dia. 

Jupri mengaku puluhan tahun mengebor sumur, baru kali ini keluar gas.

"Sebelumnya tidak pernah," ucapnya.

Saat suarabanyuurip.com datang di lokasi, api tidak menyala.

"Kalau bawa korek mungkin bisa kelihatan, Mas. Tapi kecil," ujar Jumadi (50), warga setempat saat berbincang di lokasi sumur. 

Diungkapkan,  di Desa Tapelan pernah ada aktivitas seismik-proses pencarian sumber minyak- pada kisaran tahun 1990. Akan tetapi, belum ada informasi apakah ditemukan atau tidak.

"Sudah lama sekali ada seismik," ujarnya. (ams)



Dibaca : 2555x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan