Senin, 19 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dishub Bojonegoro Pasang CCTV Sekitar Lapangan Kedung Keris

Editor: samian
Minggu, 09 Juni 2019
dok SBU
Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Adi Witjaksono.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui jika secara keseluruhan belum ada pemasangan Closed Circuit Television atau CCTV di wilayah sekitar industri minyak dan gas bumi (Migas) yang ada di Bojonegoro seperti Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) maupun Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu.

"Kalau secara keseluruhan belum ada CCTV di jalur industri migas," kata Kepala Dinas Perhubungan, Adi Witjaksono, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (9/6/2019).

Saat ini, CCTV baru dipasang di jalur Lapangan Migas Kedung Keris, Blok Cepu, di Desa Kalipang, Kecamatan Kalitidu, tepatnya diperlintasan Kereta Api. Pemasangan tersebut, sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan dan Dirjen Perkeretapian.

"CCTV itu dipasang untuk memantau transportasi alat berat untuk pemasangan pipa Kedung Keris oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)," tegasnya.

Di sebutkan, sesuai analisis dampak lalu lintas (Andalalin) proyek Lapangan Migas Kedung Keris, transportasi alat berat diizinkan melalui Desa Kalipang karena dinilai aman dan tidak mempengaruhi lalu lintas.

Kedepan, Dishub berencana menambah CCTV di beberapa titik di Bojonegoro dan meningkatkan status CCTV menjadi CCTV E-Tilang. Karena sekarang ini, CCTV yang terpasang masih belum memadai untuk digunakan E-Tilang.

"Kedepan, kami akan menambah CCTV dan menjadikan CCTV E-Tilang. Dimana, semua kendaraan yang melanggar atau terlibat kecelakaan lalu lintas bisa dideteksi melalui CCTV tersebut," tegasnya.

Dari data yang didapat, selain di Desa Kalipang, sekarang ini ada 15 CCTV yang dipasang di beberapa titik di perempatan wilayah Bojonegoro untuk memantau arus lalu lintas termasuk kecelakaan.

Dengan peningkatan kualitas CCTV menjadi CCTV E-tilang nantinya, bisa membantu Polres Bojonegoro untuk melihat lebih jelas baik plat nomor maupun wajah pengendara yang melakukan pelanggaran di jalan raya.

"Ya termasuk kendaraan yang digunakan untuk transportasi di proyek migas," pungkasnya.(rien)

Dibaca : 298x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan