Dishub Bojonegoro Tak Gubris Keluhan Warga

Selasa, 18 Februari 2014, Dibaca : 814 x Editor : nugroho

samian sasongkoSEMERAWUT : Arus lalu lintas di pertigaan Tobo Kecamatan Purwosari rawan macet dan kecelakaan.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, hingga saat ini belum memasang Traffic Light (lampu pengatur jalan) di dua titik pertigaan di jalan raya Bojonegoro-Padangan, tepatnya di pertigaan Pasar Kalitidu, Kecamatan Kalitidu dan Tobo, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari.

Padahal sudah lama warga maupun pengguna jalan mengeluhkan semakin meningkatnya arus lalu lintas di wilayah setempat dengan adanya aktifitas proyek migas baik di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam maupun Lapangan Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo.

Baca Lainnya :

    Seorang warga Desa Kalitidu, Nur Cholis, mengatakan, sampai saat ini, pihak dinas perhubungan belum memasang lampu pengatur jalan di dua titik pertigaan Kalitidu dan Tobo. Padahal, dua titik itu rawan terjadinya kemacetan dan kecelakaan. Sebab banyak kendaraan yang melintas dijalur tersebut baik kendaraan yang menuju lokasi proyek Banyuurip, Blok Cepu maupun ke lokasi proyek sumur minyak Tiung Biru (TBR).

    "Sudah lama di dua titik itu dikeluhkan warga dan pengguna jalan yang melintas dijalur tersebut, Mas. Karena selain sering terjadi kemacetan juga rawan kecelakaan," kata Nur Cholis kepada suarabanyuurip.com, Selasa (18/02/2014).

    Baca Lainnya :

      Tokoh masyarakat Desa Kalitidu itu menjelaskan, dengan dipasanginya lampu Traffic Light setidaknya dapat mengurangi kemacetan. "Saya yakin, dengan adanya lampu pengatur jalan seperti yang dipasang diperempatan Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu itu dapat mengurangi terjadinya kecelakaan pagi pengguna jalan," tegas Cholis.

      "Ya semoga segera dipasang lampu pengatur jalan di dua titik tersebut, Mas," imbuhnya, mengharapkan.

      Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar ketika ditanya kejelasan hasil koordinasi dengan provinsi Jatim terkait dengan pemasangan traffic light di dua titik yang pernah dijanjikan beberapa waktu lalu, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(sam)

       


      Ada 1 komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

      Hamam Ojek Senior, Selasa, 18 Februari 2014 21:41
      Pertigaan tobo itu sudah kelebihan beban lalu lintas di saat jam2 sibuk. kepadatan kendaraan sgt mengkhawatirkan dari sisi kenyamanan dan keamanan karena tanpa ada pengatur lalu lintas.

Show more