DPRD : PT Rekind Belum Transparan Soal Lelang

Senin, 16 September 2019, Dibaca : 1540 x Editor : nugroho

dok/sbu
Anggota DPRD Bojonegoro, M. Suparno.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada PT Rekayasa Industri (Rekind), kontraktor Engineering, Procurement, and Constructicons (EPC) Gas Processing Facilities (GPF) Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB), transparan dalam pengadaan lelang atau tender barang dan jasa.

"Mungkin karena itulah ada reaksi dari warga sekitar proyek JTB ya, karena kurang transparan," kata anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, M Suparno, kepada suarabanyuurip.com, Senin (16/9/2019).

Baca Lainnya :

    Menurutnya, selama berada di Bojonegoro, PT Rekind tidak pernah mengumumkan pelaksanaan tender. Sehingga, banyak kontraktor lokal di sekitar proyek yang akhirnya tidak bisa terlibat dalam pekerjaan.

    "Tahu-tahu, ada kontraktor luar yang memenangkan tender," ucapnya.

    Baca Lainnya :

      Selain itu, polusi debu juga dirasakan oleh masyarakat sepanjang jalur transportasi kendaraan proyek JTB. Mulai dari Desa Mojodelik Kecamatan Gayam, sampai Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

      "Masih, masih ada debu dari aktivitas transportasi proyek JTB," tandasnya.

      Sebgai wakil rakyat dari daerah pemilihan V, Parno mengaku sering kali mendapat keluhan masyarakat maupun kontraktor lokal. Karena itu, ia berharap, PT Rekind bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar.

      "Jika memang ada yang tidak dipahami oleh kontraktor lokal, lebih baik  memberikan pelatihan atau pemahaman," sarann politisi PKB asal Desa Gayam, Kecamatan Gayam itu.

      Dikonfirmasi terpisah, Site and Manager PT Rekind, Zaenal Arifin, mengaku belum bisa menjawab terkait hal itu. 

      "Maaf, saya belum bisa menjawab karena masih di surabaya," pungkasnya.(rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more