EMCL dan Meindo Harus Patuhi Andalalin Lapangan Kedung Keris

Selasa, 18 Juni 2019, Dibaca : 404 x Editor : nugroho

dok/sbu
LAPANGAN KEDUNG KERIS : EMCL dan kontraktornya harus mematuhi aturan yang tertuang dalam Andalalin Lapangan Minyak Kedung Keris.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku telah menerbitkan dokumen analisis dampak lalu lintas (Andalalin) pemasangan pipa minyak mentah Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu. 

Ada beberapa aturan yang harus dilaksanakan operator migas maupun kontraktor pelaksana sesuai dalam dokumen andalalin.

Baca Lainnya :

    “Termasuk penempatan flagman di beberapa titik rawan kecelakaan lalu lintas, supaya saat alat berat atau kendaraan proyek melintas tidak menimbulkan permasalahan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Adi Witjaksono, kepada suarabanyuurip.com, Senin (17/5/2019).

    ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), selaku operator Migas Blok Cepu, dan PT Meindo Elang Indah, sebagai kontraktor pipanisasi Lapangan Minyak Kedung Keris diminta memahami isi andalalin. 

    Baca Lainnya :

      Andalalin hanya mengatur terkait arus lalu lintas kendaraan proyek atau alat berat, bukan lainnya.

      “Seperti penempatan flagman, rambu-rambu jalan, kepatuhan pengendara, dan sebagainya yang berhubungan dengan lalu lintas,” imbuhnya.

      Adi menjelaskan di dalam andalalin tidak diatur waktu pengangkutan alat berat. Artinya mobilisasi dapat dilakukan pagi, siang maupun petang. Sedangkan, untuk pengawalan harus dilakukan koordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro. 

      "Kalau diperlukan pengawalan, harus koordinasi dengan Satlantas,” tandasnya.(rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more