Selasa, 18 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Gas CNG PT Djarum Kudus Bocor di Tuban

Editor: nugroho
Rabu, 07 Februari 2018
Ali Imron
BOCOR: Tim ahli mengecek truk setelah panel gasnya di tutup.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Truk pengangkut gas Compressed Natural Gas (CNG) tujuan PT Djarum Kudus mendadak mengejutkan warga Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tepatnya di Jl Raya Pantura Desa Pabeyan KM 30-31, gas dari Citra Nusantara Gemilang Group Surabaya ini bocor di tengah perjalanan.

"Suara gasnya menyerupai suara helikopter," ujar Camat Tambakboyo, Didik Purwanto, kepada suarabanyuurip.com, saat dikonfirmasi di kantor Desa Pabeyan, Rabu (7/2/2018).

Didik menjelaskan, sekitar pukul 10:45 WIB ada suara keras yang semula dikira ban truk meletus. Ternyata setelah truknya lewat, warga sekitar baru sadar kalau yang bocor gas.

Setelah truk melewati balai Desa Pabeyan, pengemudi truk bernama Khoirul Anam (24), dan Maskad (36) asal Kabupaten Rembang melompat ke kanan dan ke kiri menyelamatkan diri. Truk jalan terus ke arah Barat dan beruntung tidak menubruk apapun. 

Ketika truknya berhenti, dua pengemudi langsung diamankan Muspika Tambakboyo. Seketika itu, Camat koordinasi dengan Polsek untuk mengutamakan keselamatan warga. Selain itu, menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PLN untuk mematikan listrik.

"Untuk menghimbau warga tadi saya ke masjid woro-woro lewat Toa," jelas mantan Camat Parengan itu.

Didik sempat kaget dan khawatir, ketika pengemudi truk cerita kalau sampai meledak dampaknya bisa se-kecamatan. Tak lama, kedua pengemudi diintrogasi asal dan alamat tujuan.

Ada kontak asal gas CNG bernama Herman. Selain itu juga koordinasi dengan tim rescue Semen Indonesia yang dipimpin Junaidi.

"Info dari pak Herman panel gas di close," terang Didik.

Sekalipun sudah diberitahu cara menanganinya, tapi perlu keberanian ambil resiko untuk menutup panel gas. Berkat kerjsama pengusaha LPG asal Widang mitra Kapolsek Tambakboyo, Pemadam Kebakaran (PMK), dan rescue SI akhirnya bisa tertangani.

Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, menambahkan, hujan buatan yang dilakukan PMK bertujuan mengurangi tekanan gas yang membumbung ke udara. Selang beberapa menit, beruntung hujan deras mengguyur wilayah Tambakboyo.

"Alhamdulillah hujan turun dan menjawab doa semua pihak," sergahnya.

Pantauan di lapangan, semenjak ada kebocoran gas dari truk vendor PT Santika Maxalmina asal Jepars arus lalu lintas di Jalan Pantura macet total. Kemacetan mulai terurai seiring redanya hujan sekitar pukul 14:00 WIB (aim)

Dibaca : 3438x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan