Kamis, 18 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Harga Gabah Blok Migas Gundih di Atas Pembelian Pemerintah

Editor: nugroho
Senin, 17 Juni 2019
Ahmad Sampurno
HABIS DIPANEN : Harga Gabah sekitar Blok Migas Gundih di atas pembelian pemerintah atau HPP.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Harga gabah kering panen (GKP) di wilayah Blok Migas Gundih Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tertinggi mencapai Rp4.100 per kilogramnya. Harga tersebut di atas penetepan harga pembelian pemerintah (HPP) 2019 sebesar Rp4.070.

Pada musim panen ini, gabah petani lebih banyak dibeli tengkulak lokal karena harganya di atas HPP. Namun demikian, ada tengkulak yang memberikan harga Rp3.800 per kilo gramnya. Tergantung dari kualitas gabahnya. 

"Kebanyakan yang membeli dari tengkulak lokal," kata Fadil, petani Desa Sumber, Minggu (16/6/2019).

Gabah yang dibeli tersebut kemudian dijual lagi ke luar daerah.

"Kalau yang nimbang dari orang luar daerah, pasti harganya lebih bersaing," ucapnya.

Petani lainnya, Narto, menyampaikan hal yang sama. Ia memilih menjual gabahnya ke desa tetangga karena harganya lebih bersaing.

Gabah Narto dijual kepada tengkulak Di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban. Desa tersebut berbatasan dengan Kecamatan Kradenan.

"Kebetulan sawah saya bebatasan langsung dengan Desa Wado. Di sana harganya Rp4.200," timpal Narto dikonfirmasi terpisah.

Sawah Narto sekarang panen ke dua. Harga panenan pertama hanya Rp3.900 per kilo gram.

"Tapi sampai sekarang belum dikasih uangnya," ucapnya.

Setiap kali panen sawah miliknya bisa berproduksi antara  9 sampai 10 ton. Karena bersebelahan dengan pengairan dari sumur mandiri. 

Untuk diketahui, luas panen di Kecamatan Kradenen diprediksi mencapai 1.960 hektar (Ha), karena belum semua lahan memasuki masa panen. Jumlah tersebut termasuk wilayah Ring-1 Blok Gundih Desa Sumber.

Sementara data dari Dinas Pertanian Blora, luas panen di wilayahnya diperkirakan mencapai 30.726 ha. 

"Jumlah itu tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Blora," pungkas Kepala Dinas Pertanian Blora, Reni Miharti.(ams)



Dibaca : 392x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan