InDes Soroti Anggaran Posyandu

Senin, 20 Januari 2014, Dibaca : 871 x Editor : nugroho

ali musthofa
PEDULI BALITA : Wakil Ketua DPR Provinsi Jawa Tengah, Bambang Sadono dan putrinya saat mengunjungi Posyandu di Blora.


SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) InDes Blora, Jawa Tengah menyoroti minimnya anggaran yang dikucurkan untuk kegiatan posyandu yang ada di Blora. Hal itu menandakan tidak seriusnya pemerintah terhadap kegiatan posyandu dan perkembangan anak.

Aktivis LSM InDes, Roy Kurniadi, mengatakan, minimnya perhatian pendanaan posyandu itu mengundang  keprihatinan para kader - kader Posyandu. Dia mencontohkan, kader Posyandu “ ALAMANDA”  yang berada di Dukuh Dluwangan, Kelurahan  Kauman, Kecamatan Blora Kota, saat bertatap muka dengan Bambang Sadono yang juga Wakil Ketua DPR Provisn Jawa Tengah menyampaikan, bahwa anggaran untuk Posyandu hanya mendapatkan dana sebesar Rp. 100.000 per tahun.

Baca Lainnya :

    Menurt Roy, nilai itu jelas tidak sebanding dengan pelaksanaan kegiatan setiap bulan, dengan peserta anak balita 50 - 100 anak. "Dapat dibayangkan bagaimana mereka berjuang untuk tetap dapat memberikan makanan tambahan bagi anak - anak tersebut," katanya.

    Roy menyatakan, dengan pendanaan yang minim itu mereka harus tetap memberikan pelayanan demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi warga masyarakat. "Terutama bagi ibu dan anak - anak balita, dengan kegiatan pemantauan berat badan bayi dan penyuluhan akan gizi yang berimbang bagi anak," imbuhnya.

    Baca Lainnya :

      Minimnya anggaran posyandu itu menjadi perhatian Bambang Sadono, Wakil Ketua DPR Propnsi Jawa Tengah. Bersama putrinya Padmasari Mestikajati berkunjung ke posyandu yang ada di Blora, Bambang menyatakan, permasalahan itu akan menjadi catatannya.

      "Agar mendapatkan perhatian dan dibahas dalam anggaran perubahan nantinya, agar jenengan tidak bingung lagi dalam membiayai Posyandu nantinya,” katanya.

      Dalam kesempatan itu pula, Padmasari mengatakan bahwa dirinya sebagai perempuan dan seorang ibu memahami persoalan itu. “Posyandu itu perlu, agar anak - anak kita tumbuh dengan sehat dan kuat," imbuh Padmasari.

      Dalam kesempatan itu, Padmasari memberikan dana tali asih untuk kegiatan di lima Posyandu yang tersebar di Kelurahan  Jetis, Kauman, Buluroto dan Temurejo. Dia  menyanggupi mencarikan bantuan operasi bedah plastik , bagi Muhammad Jalu (3 tahun), anak dari Suyono dan Warsini, warga Dluwangan yang cacat dengan  hanya memiliki daun telinga satu yang sempurna.(ali)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more