Sabtu, 28 Mei 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan
Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air Dukung Warga Wonocolo Helat Sedekah Bumi Sedekah Bumi Pesarehan Setoyudo Tim Jurnalis Bojonegoro Keok Dipenyisihan Dewan Minta DPU Ingatkan Pelaksana Proyek Tuntutan Dipenuhi Pemblokiran Dibuka Pekerja Blok Cepu Tewas di Lokasi Proyek Bupati Lamongan Buka Turnamen Futsal Jurnalis Jalan Menuju J-TB Diblokir Warga Mobilisasi Logistik Pengeboran J-TB Dimulai Kualitas Wasit ISC B Tidak Profesional Tempat Karaoke Tutup Selama Ramadan Diminta Lebih Cepat Pelaksanaan Operasi Pasar 18 SPBU di Jatim Siap Uji Coba Dexlite 26 Mei 2016 MoU Kilang Tuban Diteken Siswanto Jabat Koordinator KAHMI Blora Dewan Pendidikan Nilai Sekolah Unggulan Diskriminatif Pemkab Belum Antisipasi Kebocoran Gas April 2017 PEPC Mulai Bor J-TB Pertamina EP Berharap Kelola SP Gas Nglajo Pelaksanaan US Menyisakan Catatan Merah Tak Ada Kenaikan BBM Saat Lebaran IME Tak Dipercaya Lagi Kelola Gas Flare Awal Juni KTM Mulai Giling Penuh 108 Pelajar Tunjukkan Tarian di Harkitnas DPU Sebut Plang Papan Proyek Hilang PP Kebut Pembangunan Jalan J-TB Potong 10% Seharga Fasilitas Blok Cepu Amerika Berminat Investasi Sektor Energi Petisi Tolak Kebangkitan PKI Soroti Proyek APBD Tanpa Plang Papan Nama Gelontor CSR Pendidikan Sekitar PPGJ Guru Bahasa Inggris Bojonegoro dapat Pelatihan Pemerintah Dukung Rosnef Jadi Mitra Pertamina Pertamina Siapkan Investasi Rp 2,1 Triliun Pengumuman Investor Kilang Tuban Molor Ketua MPR Nilai Bupati Suyoto Pemimpin Pancasilais Dua Kades Cekcok di Pameran BBGRM Pakde Karwo Buka Pameran BBGRM Ketua MPR Resmikan Jembatan Bojonegoro Cicak Berkepala Dua Gegerkan Warga Beji Pengendara Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan di Cepu 10 Keputusan Penting Percepatan City Gas Blora Warga Rahayu Kesulitan Tangkap Peluang Usaha Minta JOBP-PEJ Perbaiki Jalan Lingkar Rahayu Sepakat City Gas Blora Dipercepat Warung Kopi Triwardoni Dibobol Maling Pemasangan Jargas di Bojonegoro Terancam Gagal Mitos Kunjungan Presiden ke Bojonegoro Belum Terpecahkan Minta PEPC Belajar Dari Blok Cepu Kantor HK Diblokir Warga Kelulusan Siswa Ditentukan Dewan Guru Program City Gas Belum Jelas Bupati Minta Dokumen Dicek Ulang KAHMI Desak Wakil Ketua KPK Mundur Gagalkan Pengiriman Minyak Olahan Ilegal Dewan Lakukan Sidak UN SMP Nilai Mapel IPS Dikuasai SMA Pinggiran Indeks Integritas SMA Lamongan Setara Surabaya Berharap Program CSR Sentuh Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro Melesat Lebihi Nasional Pendirian Patung KSB Terancam Sanksi Management Hotel Aston Bojonegoro Kunjungi Suara Banyuurip Nelayan Bulubanjarejo Hilang Pemkab Blora Rencanakan Bangun Museum Migas EMCL Akan Cek Rencana Pembongkaran ATW Proyek Banyuurip Berakhir, Rumah Kontrakan Mulai Sepi Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat

Perampokan di Swalayan Samudra Tuban

Kawanan Rampok Bawa Kabur Rp50 Juta

Editor: teguh
Selasa, 05 Februari 2013
Edy Purnomo
DIBACOK RAMPOK : Sodikin, salah satu korban yang juga petugas parkir saat berada di RS Muhammadiyah Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Akibat aksi perampokan di siang bolong di tempat parkir swalayan Samudra, Tuban korban, Wiwik Haruni (35), warga Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ditaksir merugi hingga puluhan juta rupiyah.

Tas miliknya yang dibawa kabur kawanan perampok berjumlah dua orang itu, berisi uang tunai Rp50 juta yang baru diambil dari Bank Mandiri di kawasan Jalan Basuki Rahmad-Tuban. Selain itu terdapat pula perhiasan emas seberat 3 ons, beberapa buku tabungan, kartu ATM miliknya.

“Dalam tas tersebut ada uang sebesar 50 juta rupiyah, dan perhiasan emas, di samping juga buku dan kartu ATM saya,” ungkap Wiwik Haruni (35), korban perampokan yang saat ini juga mengalami luka bacok di tangan saat mempertahankan tasnya.

Dia terangkan, siang itu dia bersama suami, dan anaknya ke luar dari Bank Mandiri Tuban untuk mengambil uang. Sebelum pulang dia bermaksud belanja keperluan rumah tangga di swalayan Samudra di Jalan Diponegoro-Tuban.

“Tidak tahu, kok tiba-tiba perampok itu muncul di samping saya, dan menarik tas yang saya bawa,” tambah Wiwik.

Rencananya, uang tersebut akan dipergunakan suaminya untuk menggaji sejumlah karyawan yang bekerja di CV miliknya. Di samping dia juga mengaku pergi ke Bank untuk melakukan transfer uang kepada salah satu temannya.

Di lokasi kejadian beberapa saksi mata mengatakan, perampok tersebut berjumlah dua orang. Sementara satu orang melakukan perampasan sambil membawa golok, seorang lagi menunggu dengan mengendarai sepeda motor Scorpio warna silver.

“Wajahnya kurang jelas, tapi mereka mengenakan helm, dan jaket warna hitam,” terang Agung (26), salah satu penjaga stand makanan ringan di swalayan tersebut.

Saat kabur, Agung juga melihat perampok ini mengayunkan golok kepada salah satu rekannya, Sodikin, yang bertugas sebagai penjaga pakir di pintu masuk. Saat beberapa warga dan pengunjung mengejar pelaku, kawanan ini berhasil melarikan diri menggunakan motor melewati pintu masuk.

“Pelaku lari dari pintu masuk, ” tambah Supriyanto (35), Satpam swalayan.

Polisi hingga kini belum berhasil menangkap perampok yang berhasil kabur tersebut. Meski begitu, hingga kini sejumlah polisi telah dikerahkan untuk melakukan pengejaran. (edp)

Dibaca : 550x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>