Sabtu, 23 Maret 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kerawanan Tinggi, Petugas Perhutani Segera Dilengkapi Senjata

Editor: samian
Kamis, 14 Maret 2019
Ahmad Sampurno
Wakil Administratur Utara, Perhutani KPH Cepu, Mugni.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Petugas keamanan Perhutani KPH Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tidak lama lagi akan dilengkapi dengan persenjataan. Mengingat, tingkat kerawanan pencurian kayu di hutan dinilai cukup tinggi. Terlebih bisa mengancam nyawa petugas.

Wakil Administratur Utara, Perhutani KPH Cepu, Mugni, menyampaikan, bahwa selangkah lagi petugas Perhutani akan memengang senjata. Semua tahapan sudah dilalui termasuk psikotest.

"Sekarang tinggal tahap akhir. Tinggal menunggu realisasi, " kata Mugni, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (14/3/2019).

Namun, Mugni enggan menyebutkan berapa personel yang nantinya akan memegang senjata untuk pengamanan hutan.

"Ini bagian dari upaya kami untuk menekan angka pencurian kayu hutan," tandasnya.

Pihaknya tidak memungkiri, jika tugas di hutan beresiko tinggi. Sehingga keselamatan personel dalam bertugas juga menjadi perhatian seeius.

"Karena nyawa yang menjadi taruhan," tegasnya.

Seperti diketahui, Puluhan kawanan pencuri kayu hutan menyandera petugas perhutani KPH Cepu saat melakukan patroli hutan. Dua orang petugas perhutani, Mandor dan Mantri hutan, menjadi korban penyaderaan pada Selasa (19/2/2019) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Keduanya bertugas di petak 18, RPH Beji, BKPH Kedewan, KPH Cepu, bernama Didik sebagai Mantri, dan Watik sebagai Mandor. Selain menyandera petugas, pelaku juga merusak dua unit sepeda motor dan merampas handpone serta uang milik korban.(Ams)

Dibaca : 557x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>