Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kontrak Habis EPF Banyuurip Segera Dibongkar

Editor: samian
Minggu, 23 Agustus 2015

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

 

Bojonegoro - Sebagian perangkat produksi Banyuurip, Blok Cepu, dalam waktu dekat akan segera dibongkar. Hal itu, karena telah dinyatakan akan habis massa kontraknya diakhir tahun 2015.

Salah satunya adalah Gas Oil Separation Plant (GOSP) atau biasa disebut Early Production Facility (EPF) Banyuurip yang terletak di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur.

"Kalau EPF di dalam kontraknya menyebutkan bulan Desember sudah selesai," kata Vice President Public and Government Affairs manager ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengungkapkan, kontrak di EPF dimulai dari tahun 2009, ketika pertama kali minyak dari Lapangan Banyuurip berproduksi. Dari tempat produksi terus meningkat secara bertahap. Dengan jumlah produksi di EPF saat ini sebesar 32 ribu barel. EPF juga menghubungkan dengan well Pad A Lapangan Banyuurip.

"Produksinya 32 ribu barel. Minyak yang dari well pad A juga dari situ," ungkapnya.

Ditambahkan, rencananya jika kontrak sudah habis maka EPF yang dikelola oleh kontraktor EMCL, PT. Exteran ini akan segera dibongkar pada bulan Desember.

Disinggung soal kemungkinan perpanjangan kontrak jika pada bulan Desember nanti fasilitas produksi belum dinyatakan siap, Erwin mengaku belum bisa memastikan. Karena, kebijakan bukan hanya dari ExxonMobil saja, namun juga SKK Migas.

"Belum tahu. Harus dibicarakan dulu dengan SKK Migas dan yang lain. Karena, menyangkut anggaran juga," tutur Erwin Maryoto.(roz)

 

Dibaca : 626x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan