Sabtu, 15 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Lifting Migas Bojonegoro 2012 Dibawah Target

Editor: nugroho
Jum'at, 01 Februari 2013

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro -  Jumlah lifting minyak bumi untuk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sampai dengan triwulan IV 2012 yakni terhitung kumulatif Desember 2011 hingga Nopember 2012 terealisasi dibawah target, yaitu hanya mencapai 22,697 juta barel atau tercapai 92,23% dari prognosa APBN-P 2011 sebesar 24,609 juta barel.

Sedangkan Lifting gas bumi untuk Bojonegoro sampai dengan triwulan IV 2012 pada medio yang sama juga terealisasi  jauh dibawah target. Yaitu hanya mencapai 3,572 juta MMBTU atau tercapai 32,27% dari prognosa APBN-P 2011 sebesar 11,070 juta MMBTU

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Fajar Yudhi, menyampaikan, jika rata-rata harga minyak mentah sampai dengan triwulan IV 2012 cukup stabil, yaitu rata-rata 105,79 US$ per Barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah yang dihasilkan PT. Pertamina EP, Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOBP-PPEJ) maupun ExxonMobil.

Penurunan traget ini dikarenakan sejumlah sumur migas yang berada di Bojonegoro mengalami penurunan produksi.

“Tingkat produksi akumulatif (total) sampai dengan triwulan IV 2012  mencapai rata-rata 63 ribu barel per hari (bph) lebih," tegasnya.

Rincian untuk tiap Kontraktor Kontrak Kerjasama(KKS)) diantaranya  untuk Pertamina EP kumulatif Desember 2011 hingga Nopember 2012 mencapai 305.269,70 barel (capaian 107,03% berdasar prognosa APBN-P 2012), atau tingkat produksi rata-rata 847,97 bph.

“Meski begitu jumlahnya meningkat jika dibanding rata-rata sampai dengan tribulan III yang mencapai 794,97 bph,” imbuh pria berkacamata minus ini.

Sedangkan untuk JOB P-PEJ ditriwulan IV mencapai 2.806.433 barel (capaian 91,47% berdasar prognosa APBN-P 2012), atau tingkat produksi rata-rata 7.795,65 bph.

“Untuk JOB menurun dibanding rata-rata tribulan III yang mencapai 7.801,60 bph,” ungkapnya. Sementara untuk Mobil Cepu Limited (MCL) mencapai 8.108.812 barel (capaian 92,31% berdasar prognosa APBN-P 2012), atau tingkat produksi rata-rata 22.524,48 bph.

“Blok Cepu meningkat dibanding rata-rata sampai tribulan III yang mencapai 22.040,63 bph,” sergah Yudhi.

Sementara untuk unitisasi Sukowati di triwulan IV mencapai 11.476.840 barel (capaian 92,02% berdasar prognosa APBN-P 2012), atau tingkat produksi rata-rata 31.880,11 barel per day. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding rata-rata hingga tribulan III yang mencapai 32.422,08bph.(rien)

Dibaca : 928x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>