Rabu, 19 Juni 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

MCL Belum Jadwalkan Sedot Kedung Keris

Editor: nugraha
Rabu, 02 Januari 2013
suarabanyuurip.com/dwi
Field Public and Goverment Affairs MCL, Rexy Mawardijaya

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) masih belum memastikan kapan sumur migas Kedung Keris di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur mulai dieksploitasi. Anak perusahaan minyak raksasa Exxon Mobil asal Amerika ini masih fokus pada persiapan produksi puncak sumur minyak Banyuurip, sebanyak 165.000 barel per hari tersebut.


Warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Eko Purnomo, mengatakan, sejak selesai dilakukan eksplorasi, hingga saat ini sumur migas Kedung Keris belum dilakukan lagi diapa-apakan oleh MCL. Kendati saat ini penjagaan security telah ditugaskan di lokasi yang merupakan pengembangan sumur migas Blok Cepu tersebut.

"Sepanjang  tidak ada yang saling dirugikan tak menjadi soal, jika sumur Kedung Keris segera dilakukan eksplorasi lagi," kata Eko Purnomo ketika ditemui SuaraBanyuurip.Com, di sekitar lokasi Kedung Keris.

Dengan segera dioperasikan lagi, ungkap Eko, dapat memberikan peluang kerja bagi warga yang ada di sekitarnya. Lain itu hasilnya sumur migas Kedung Keris juga bisa segera dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro secara umum.

Ditemui terpisah, Camat Kalitidu, Yayan Rahman, mengatakan, tak bisa memberikan komentar terkait kepastian kapan diekplorasinya lagi sumur Kedung Keris. Karena, hal itu kewenangan MCL yang menentukan. Kendati, jika sumur migas Kedung Keris segera di ekplorasi lagi paling tidak dapat memberikan peluang kerja bagi warga sekitar.

Lain itu, disisi lain hasilnya sumur migas Kedung Keris juga bisa segera dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro secara umum dan kususnya warga desa sekitar. Sebab, dimungkinkan dapat meningkatkan pendapatan desa setempat.

"Saya yakin, jika sumur migas Kedung Keris segera dieksplorasi lagi dan ada hasilnya yang positif tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar juga bisa ikut meraskannya. Yang terpenting kondisi warga sekitar harus diciptakan yang aman dan kondusif jangan sampai ada gejolak," kata Yayan Rahman ketika dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (02/01/2013.

"Intinya, sepanjang tidak ada yang saling dirugikan tak menjadi soal jika sumur Kedung Keris segera dilakukan eksplorasi lagi," timpal Eko Purnomo secara terpisah.

Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, di sumur migas Kedung Keris memang ditemukan kandungan minyak. Namun, masih dikaji untuk besaran kandungan dan keekonomiannya. Jadi, kapan akan dilakukan eksplorasi lagi belum bisa dipastikan.

"Saat ini kita sedang fokus untuk mencapai produksi puncak dari Sumur Banyuurip," tegas Rexy Mawardijaya melalui pesan pendeknya. (sam)

 

 

Dibaca : 1491x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan