Musim Penghujan Tak Pengaruhi Proyek JTB

Minggu, 20 Oktober 2019, Dibaca : 403 x Editor : samian

Samian Sasongko
Rig PDSI sudah berdiri dan siap untuk melakukan pemboran sumur Gas JTB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi menyampaikan, pekerjaan Engineering, Procurement, and Constructions Gas Processing Facilities (EPC GPF) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) tidak akan terhambat memasuki musim penghujan yang diperkirakan terjadi pada Bulan November.

"Sampai saat ini, progres pekerjaan sudah sangat bagus," ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Baca Lainnya :

    Menurutnya, dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan, tidak hanya faktor alam saja yang harus dihadapi. Tetapi juga kondisi sosial masyarakat.

    "Alhamdulilah, dengan dukungan masyarakat dan semua pihak, proyek JTB berjalan sesuai harapan," tandasnya.

    Baca Lainnya :

      Sesuai rencana, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) JTB, Pertamina EP Cepu akan mengebor lima sumur tahun ini. Pengeboran sumur akan menggunakan metode batch driling dan ditargetkan selesai pada kuartal 1 2021.

      Vice President L&R PEPC, Wishnu Bahriansyah, mengatakan, sampai bulan September progres EPC GPF mencapai 35 persen dan melebihi target yang ditentukan.

      "Sampai minggu ketiga September kemarin 35%, lebih cepat 0.7% dari target," pungkasnya.

      Proyek JTB dikelola oleh Pertamina EP Cepu dengan hak partisipasi sebesar 92% dan sisanya sebesar 8% dipegang oleh Pertamina EP (PEP).

      Proyek ini diproyeksikan mulai berproduksi pada 2021 dengan rata-rata produksi gas mencapai 315 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Namun gas yang bisa dijual sebesar 192 mmscfd.

      Alokasi gas sebesar 100 mmscfd dijual ke PLN untuk kebutuhan listrik di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sisanya akan digunakan untuk memasok kebutuhan industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur.(Rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more