Operator Gas Cepu Diminta Sosialisasi di Tingkat Desa

Senin, 10 Juni 2013, Dibaca : 2021 x Editor : nugroho

samian Sasongko
Camat Purwosari, Hartono.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Operator Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (TB) Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) dan Operator Lapangan migas Cendana, Mobil Cepu Limited (MCL) diminta untuk menindaklanjuti sosialisasi ditingkat desa yang masuk dalam wilayah proyek tersebut. Sebab hingga saat ini kedua operator itu belum meberikan kejelasan tentang berapa luas lahan yang akan dibutuhkan dan desa-desa mana saja di wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur yang akan terlintasi proyek tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebut, sosialisasi yang baru dilaksanakan PEPC adalah sebatas analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) di tingkat kecamatan. Sehingga  dalam paparan itu belum disebutkan desa mana saja yang bakal terlewati proyek unitisasi sumur gas.

Baca Lainnya :

    Camat Purwosari, Hartono, mengaku, belum mengetahui secara jelas desa mana saja diwilayahnya yang bakal terlintasi proyek unitisasi gas cepu. Karena, hingga saat ini PEPC belum memberikan datanya secara jelas.

    "Yang sudah dilakukan operator baru taraf sosialisasi Amdal. Jadi yang terkait dengan desa mana diwilayah Kecamatan Purwosari maupun berapa hektar lahan yang rencana dibebaskan saya belum faham, Mas," kata Hartono ditemui di ruang kerjannya, Senin (10/06/2013).

    Baca Lainnya :

      Dia menjelaskan, jika nanti sudah ada kejelasan tentang desa yang terlintasi pihak operator harus melakukan sosialisasi lanjutan ketingkat desa. Baik tentang Amdal maupun tentang pebebasan lahannya sehingga dalam pelaksanaan proyek nanti tidak munculkan gejolak sosial warga.

      "Saya yakin, jika sosialisasi dilanjutkan ditingkat desa maka warga akan lebih memahami secara jelas. Utamannya terkait warga yang lahannya terkena pembebasan," jelasnya.

      Hartono berharap, agar PEPC selalu berkoordinasi secara baik dengan unsur yang ada di tingkat kecamatan maupun desa yang terlintasi proyek unitisasi sumur Gas Cepu.

      "Sehingga jika muncul permasalahan bisa cepat diselesaikan. Yang terpenting, saling punya tujuan baik. Yakni, demi perkembangan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

      Seperti diberitakan sebelumnya, hingga saat ini PEPC belum melakukan kegiatan yang mengarah pada rencana pembebasan lahan.  Aktifitas yang dilakukan baru sosialisasi Amdal dan topografi.(sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more