Optimis Berhasil Bor Blok Randugunting

Selasa, 09 Juni 2015, Dibaca : 1184 x Editor : nugroho

ahmad sampurno
GM PHE Randugunting, Abdul Muthoib Masdar (tengah berkacamata).


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora-Potensi cadangan Minyak dan Gas (Migas)di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah dianggap masih cukup besar. Termasuk potensi minyak pada sumur tua yang tersebar di wilayah setempat.

“Sehingga kami meyakinkan pemerintah untuk berinvestasi di Blora,” kata General Manager PHE Randugunting, Abdul Mutholib Masdar di sela-sela seminar sehari tentang pengelolaan migas berbasis kearifan lokal di di Gedung Sasana Bhakti, Selasa (9/6/2015).

Dari perhitungan Masdar, pemerintah saat ini telah bernvestasi sebanyak USD 60 juta untuk tiga kali pengeboran di Blok Randugunting.

Baca Lainnya :

    “Untuk pengeboran Wonopotro-1, dianggarkan USD 10 juta,” ujar dia, mengungkapkan.

    Karena cadangan migas masih cukup besar, maka menurut dia, Blok Blora harus jadi prioritas.  Hal itu untuk mendukung langkah Pertamina mnesukseskan program percepatan di Blok Blora. Masdar merasa optimis jika pada pengeboran yang keempat kalinya di Wonopotro-1 Desa Plantungan, Kecamatan Blora, akan berhasil. Pasalnya, lokasi pengeboran saat ini berada di antara beberapa sumur tua yang tersebar di wilayah tersebut.

    Baca Lainnya :

      “Di Blora nanti bukan hanya di eksplorasi, tapi juga di produksi,” tegasnya.

      Diperoleh informasi, PHE Randugunting sebelumnya telah tiga kali melakukan pengeboran sumur eksplorasi di wilayah Blora. Namun ketiga-tiganya tidak mendapatkan sumber minyak. Sumur yang dibor dinyatakan dry hole dengan indikasi hidrokarbon.

      Ketiga pengeboran itu dilakukan di sumur Diponegoro (DPG)-1 di Desa Krocok, Kecamatan Japah, pada tahun 2010. Kemduian di sumur Cempaka (CPE)-1 Desa Tinapan, Kecamatan Todanan di tahun 2011, dan pengeboran ketiga di sumur Kenangarejo (KGR) 1 di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan pada 2013 lalu. Ketiga wilayah itu selama ini dikenal sebagai daerah baru pengeboran minyak.

      Anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengebor di wilayah Blok Randugunting yang wilayahnya meliputi Kabupaten Blora, Grobogan, Pati, dan Rembang, Jawa Tengah dan Tuban, Jawa Timur.

      Masdar menjelaskan, pengeboran di sumur ini menjadi harapan baru bagi PHE Randugunting. “Kami mohon doa dan dukungannya. PHE Randugunting ingin membuktikan bahwa kandungan minyak di Blok Randugunting ini memang besar,” pungkas Masdar. Pada bagian lain, Forum Peduli Masyarakat Blora (Forbes) menyatakan siap mengawal PHE Randugunting sampai berhasil. “Kami siap bekerja sama,” tegas Koordinator Forbes, Roy Kurniadi.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more