Selasa, 26 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

PDAT Hanya Butuhkan Tenaga Security

Editor: samian
Sabtu, 16 April 2016

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menegaskan setelah sumur Gegunung beroperasi bulan Mei mendatang, pihaknya hanya membutuhkan tenaga kerja Security dari wilayah setempat.

Penyebabnya, planing pengambilan minyak dari dalam sumur tua, akan dilakukan dengan cara sederhana menggunakan pompa diesel.

"Paling kita butuh tenaga kemanannya (Security) saja," kata Direktur PDAT Tuban, Maria Magdalena, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, melalui teleponnya, Sabtu (16/4/2016).

Rencana tersebut harus tetap berjalan, walaupun masyarakat sekitar berharap besar dapat bekerja dari proses eksploitasi minyak Gegunung. Besarnya biaya pengelolaan sumur, membuat PDAT harus mengkalkulasi untung ruginya. Ketika banyak menggunakan tenaga kerja, jelas tidak ada defisitnya.

“Setiap sumur dapat menghabiskan Rp 300 juta,” imbuh Maria.

Dia menjelaskan, paling tidak masyarakat lokal teribat dalam pembersihan sumur, pembuatan tandon minyak, serta pengurukan jalan masuk ke lokasi penambangan. Setelah itu eksploitasi minyak akan berlangsung sesuai rencana awal.

"Hanya pekerjaan awal yang melibatkan warga sekitar," jelasnya.

Dari 10 sumur tua tersebut, PDAT bakal menggarap 3 sumur terlebih dahulu. Dalam prosesnya akan dipantau rutin, apakah cadangan minyaknya menguntungkan atau sebaliknya. Ketika dirasa cadangannya sedikit, otomatis sumur tersebut bakal ditingal.

“Selanjutnya mengeksploitasi titik lainnya,” tambahnya.

Sementara, Camat Singgahan, Jam'ul Fawaid, berpesan yang mesti dilakukan oleh siapapun pengelola sumur Migas tersebut harus ramah dengan lingkungan. Perusahaan juga dituntut supaya bisa menjamin keamanan lingkungan warga sekitar.

“Paling penting keamanan lingkungan diperhatikan secara serius,” sambungnya.

Secara otomatis PDAT maupun Kerja Sama Operasional (KSO) Pertamina, PT Tawun dan Gegunung (PT TGE), harus mempertimbangkan pesan tersebut ketika mengelola sumur tua di wilayah setempat.

Diketahui, sedikitnya ada 22 mulut sumur di Lapangan Tawun Gegunung. PDAT hanya diberikan wewenang mengelola 10 sumur oleh Pertamina Eksplorasi Produksi (PEP), sisanya dikerjakan oleh KSO TGE. (Aim)

Dibaca : 517x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan