Selasa, 17 Juli 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemuda Plosolanang Rapatkan Barisan Tuntut Keadilan Migas

Editor: nugroho
Senin, 20 Agustus 2012

SuaraBanyuurip.com -Ririn W

Bojonegoro- Barisan pemuda Dusun Plosolanang Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro akan mempersiapkan diri menuntut hak-hak mereka sebagai warga ring 1 Sumur Sukowati, Blok Tuban kepada  Joint Operating Pertamina Petrochina East Java (JOBP-PEJ).

“Kami akan rapatkan barisan untuk meminta keadilan yang selama ini belum didapat oleh sebagian besar warga Plosolanang,terlebih disini adalah daerah yang paling dekat dengan pengeboran. Jadi jika terjadi kebocoran atau dampak negative lainnya dari pengeboran pasti yang paling merasakan adalah kami,”tegas Mbah Damin, penasehat Desa Campurejo, Senin (20/8/2012).

Dia mengungkapkan, selama proyek migas di Sumur Sukowati beroperasi belum pernah ada transparansi dari pihak JOB PPEJ selaku operator. Diantaranya tentang ketidak merataan perekrutan tenaga kerja, kompensasi dan Corporate Sosial Responbilty (CSR) yang tidak jelas sampai saat ini.

“Kalau mereka transparan kenapa masih banyak pemuda yang mengangur disini? bahkan kami mendengar dari salah satu pemuda yang ditawari pekerjaan namun dipungut biaya. Apa itu yang namanya adil,?”jelas pria berkacamata minus tersebut.

Menurut Mbah Damin, selama ini keberadan JOB PPEJ yang telah melakukan eksploitasi minyak di daerahnya belum memberikan dampak positip bagi warga sekitar proyek. Buktinya banyak permasalahan social yang menjadi momok dan seakan tidak ada jalan keluarnya.

“Contohnya masalah air bersih, sampai sekarang warga di Dusun Plosolanang belum mendapatkan pelayanan air bersih. Begitu juga Jalan yang masih rusak dan secara kasat mata tidak maksimalnya kinerja Komite Desa yang memeang dana CSR,” tukasnya.

Rencananya, setelah Hari Raya Idul Fitri barisan pemuda Dusun Plosolanang akan melaporkan hal itu secara langsung kepada Bupati Suyoto yang dinilai selama ini mendiamkan saja. Sebab sikap Bupati itu terlihat berbeda ketika menanggani pelanggaran lapangan migas Banyuurip - Jambaran, di Blok Cepu oleh Mobil Cepu Limited (MCL) maupun Kontraktornya.

“Kami lihat selama ini Pemkab Bojonegoro tidak pernah turun tangan menangani permasalahan disini. Kami harus di demo dulu, harus blokir jalan dulu baru diperhatikan. Kalau seperti itu ya kami siap nglurug Bupati, kita beberkan semua pelanggaran yang dibuat JOB PPEJ,” kata pria yang aktif di lembaga social ini. (rin/suko)

 

 

 

Dibaca : 1044x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Senin, 27 Agustus 2012 15:39
PT INFICO PRATAMA // RADEN SALEH SQUARE B/09 // 085285388899 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Selamat & Sukses >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>> www.netwayindonesia.com - agung@netwayindonesia.com >>>>>>> >>>>>> www.rendezscaffolding.com - agung@rendezscaffolding.com >>>>>> >>>>>>>>> www.snagerladder.com - agung@snagerladder.com >>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Agung Netway Indonesia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan