PEPC Sosialisasikan Operasi Pengeboran Lapangan Gas JTB

Jum'at, 06 September 2019, Dibaca : 397 x Editor : samian

Samian Sasongko
SOSIALISASI : Dirut PEPC Jamsaton Nababan, sedang memaparkan terkait akan dilaksanakan operasi pengeboran Lapangan Gas JTB.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko 

Bojonegoro - Operator proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) melaksanakan sosialisasi operasi pemboran pengembangan Lapangan Gas Unitisasi JTB di Hotel Layung, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (6/9/2019).

Sosialisasi tersebut dilakukan agar masyarakat sekitar dan dinas terkait mengetahui sebelum kegiatan pemboran dilaksanakan oleh Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).

Baca Lainnya :

    Hadir dalam acara Dirut PEPC, Jamsaton Nababan, Kepala Humas SKK Migas Jabanusa Dony Ariyanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli diwakili Kabag Ops Kompol Teguh Santoso, Dandim 0813 Letkol Infantri Bambang Hariyanto.

    Manager Drelling Operation PEPC Dhanar Eko Prasetyo, Manager HSSE Defrinaldo, Kades Pelem, Kaliombo, Dolokgede, Bandungrejo, Muspika Ngasem, Muspika Purwosari, Muspika Gayam, Muspika Tambakrejo, dan Muspika Kalitidu.

    Baca Lainnya :

      Dalam sambutannya, Direktur Utama (Dirut) PEPC Jamsaton Nababan, mengatakan, sosialisasi operasi pengeboran Lapangan Gas JTB ini dilakukan agar semua pihak tahu apa saja yang akan dikerjakan PEPC dan akan dilaksanakan serta bagaimana pengendaliannya.

      "Pada tanggal 14 September ini dilakukan penutupan  sumur gas JTB, dan 20 Oktober mendatang pengeboran sumur gas JTB. Harapan kami adalah aman dan sentosa," kata Dirut PEPC Nababan Jamsaton.

      Untuk mewujudkan semua itu, lanjut Jamsaton, PEPC tidak akan bisa bekerja sendirian. Melainkan juga butuh kerjasama dengan masyarakat sekitar dan dinas terkait. Mengingat dalam kegiatan pengeboran ini bersifat berbahaya karena terdapat H2S. Sehingga perlu pengantisipasian dengan baik dan serius.

      "Insya Allah PEPC sudah menyiapkan skenario masalah itu dalam pengendaliannya," tandasnya.

      Di tempat yang sama, Kepala Humas SKK Migas Jabanusa, Dony Ariyanto, mengungkapkan, proyek Gas JTB merupakan proyek strategis nasional. Karena itu membutuhkan dukungan dari semua pihak. Baik masyarakat maupun pihak TNI dan Polri serta terkait lainnya.

      "Mudah-mudahan kegiatan di Jambaran-Tiung Biru berjalan lancar. Karena hasil yang diperoleh nantinya untuk kepentingan Negara, yaitu peningkatan pemasukan APBN dan APBD, dan tentunya nanti juga untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(sam) 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more