Pertamina Asset 4 Bantu Warga Binaan Lapas Tuban

Senin, 12 Agustus 2019, Dibaca : 320 x Editor : rozaqy

Ist
GUNTING PITA : Agus Amperianto, General Manager Pertamina EP asset 4 potong pita


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno 

 

Tuban -  Sebagai bentuk kepedulian kepadaasyarakat, khususnya warga binaan lembaga pemaayarakatan (lapas), Pertamina EP Asset 4 Field Cepu serahkan bantuan peralatan penyulingan Minyak Kayu Putih dan juga pembangunan kandang peternakan ayam petelur, Senin (5/8/2019) lalu.

Dalam keterangan tertulis yang diterima suarabanyuurip.com, Senin (12/8/2019), bantuan alat penyulingan Minyak Kayu Putih dan kandang ayam petelur itu ditujukan untuk pemberdayaan dan pelatihan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Lapas kelas IIB Tuban. Bantuan itu ditempatkan di kawasan Wahana Asimilasi Edukasi yang ada di BKPH Merakurak, KPH Tuban.

Kegiatan peresmian program Corporate Social and Responsibility (CSR) itu, dihadiri oleh beberapa Kepala Lapas yang ada di Jawa Timur dan juga pihak Perhutani.  Peresmian itu langsung dilakukan oleh General Manager PT Pertamina EP Asset 4 Agus Amperianto yang kemudian melihat proses pengolahan Minyak Kayu Putih itu.

"Terkait dengan kegiatan ini, Pertamina EP pada dasarnya mendukung semua kegiatan yang memiliki dampak manfaat bagi pemerintah daerah setempat. Kegiatan ini sangat baik.  Karena kita sudah memberikan bekal keterampilan dan ilmu pengetahuan untuk warga binaan  pemasyarakatan Tuban, yang sudah dibina dengan baik oleh Kalapas Tuban ini," ujar Agus.

Belasan warga binaan Lapas Tuban sudah mengikuti berbagai pembinaan dan pelatihan di lokasi Wahana Lokasi Edukasi itu. Di kawasan lahan milik Perhutani tersebut, terdapat beberapa jenis pemberdayaan. Seperti ternak ayam petelur, pertanian, budidaya lele, serta penyulingan Minyak Kayu Putih.

"Mudah-mudahan ini bisa berkembang pada program yang lain. Dengan kegiatan ini, bagi kami yang terpenting adalah memberikan bekal kepada warga binaan untuk persiapan warga binaan lapas itu kembali ke masyarakat nantinya," kata Agus.

Pihak dari Pertamina EP akan melakukan pantauan atas terlaksananya bantuan tersebut. Harapannya, hasil penyulingan minyak kayu putih, bisa menjadi brand tersendiri dan bisa dibantu pemasarannya kepada masyarakat.

"Saya ingin bisa membantu menyerap produk yang dihasilkan dari sini dan membantu pemasarannya. Artinya kita coba serap untuk dipasarkan.  Nantinya  bisa dipakai untuk souvernir, yang bisa bermanfaat bagi tamu-tamu kita saat berkunjung ke perusahaan," jelasnya.

Saat itu, juga dilakukan penandatangan kerjasama pengembangan pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan antara Cepu Field Manager Afwan Daroni dan Kalapas Tuban Sugeng Indrawan. Juga penanaman pohon sebagai rangkaian acara penghijauan.

Sementara, dalam proses uji coba pengolahan dan penyulingan minyak Kayu Putih yang dilakukan oleh para warga binaan Lapas Tuban, dinilai sudah sesuai target. Dalam sekali produksi penyulingan bisa mendapatkan Minyak Kayu Putih murni sebanyak sekitar 6 liter dari daun tanaman minyak kayu putih sekira 700 kilogram (kg)

Sugeng Indrawan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tuban memberikan apresiasi terhadap kepedulian PEP Asset 4 Cepu Field yang telah memberikan bantuan untuk warga binaannya itu.

Menurutnya, selama ini kepedulian terhadap pelatihan dan juga pembekalan kerja bagi warga binaan Lapas Tuban itu masih minim.

"Yang kami harapkan kepedulian sekecil apapun akan menjadi berkah. Kita bawa kembali WBP untuk menjadi masyarakat yang aktif dan produktif," tuturnya. (Ams)


Tidak ada komentar
Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more