Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pertamina EP Dropping Air Bersih

Editor: nugroho
Kamis, 14 September 2017
ali imron
TANGGAP KEKERINGAN : Pertamina EP Aset 4 Field Cepu mendropping air bersih di Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu menjadwalkan dropping (pengiriman) air di sekitar wilayahnya yang terdampak kekeringan selama dua bulan. Salah satu sasarannya di sekitar Lapangan Migas Tapen Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

"Kami muter mas ke beberapa titik desa secara bergantian," ujar Asset 4 Government & Public Relation Assistant Manager PT Pertamina EP, Pandjie Galih Anoraga, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Rabu (13/9/2017).

Dalam satu hari, dropping air bisa mencapai 4 rate. Sesuai jadwal bantuan air bersih ini akan berlangsung satu sampai dua bulan ke depan sampai memasuki musim hujan. 

Sebagai pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Migas, pihaknya berharap warga bisa sedikit terbantu dengan adanya droping air bersih. Mengingat prediksi BMKG kekeringan sampai pada bulan September. 

Sementara, Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto, berharap perhatian perusahaan seperti ini berdampak positif bagi masyarakat dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas. Dua kompenen itu memiliki hubungan erat yang tidak bisa terpisah.

"Namanya keluarga harus saling menjaga dan memperhatikan," terang Heru.

Sebagaimana diketahui, sampai pertengahan bulan September sudah ada delapan kecamatan di Tuban yang terdampak kekeringan. Rinciannya 27 desa dan 38 dusun. Sedangkan wilayah yang berpotensi kekeringan ada tujuh kecamatan, 35 desa, dan 47 dusun.

Rincian untuk desa yang kekurangan air di Kecamatan Senori meliputi, Desa Sidoharjo, Sendang, Jatisari, Medalem, Kaligede, Wanglukulon, Wangluwetan, Leran, dan Rayung. Untuk Kecamatan Parengan kekeringan terjadi di Desa Pacing, Brangkal, dan Sukoharjo.

Di Kecamatan Grabagan, warga Desa Grabagan dan Ngandong butuh bantuan air bersih. Kecamatan Semanding kekeringan terjadi di Desa Prunggahan Kulon, Sambungrejo, Genaharjo, Jadi, dan Gesing.

Di Kecamatan Bangilan ada di Desa Klakeh, dan Kedungjambangan. Kekeringan di Kecamatan Montong menyebar di Desa Nguluhan, Talangkembar, Manjung, Bringin, Maindu, dan Guwoterus. Di Kecamatan Kerek mencakup Desa Sidonganti, Gaji, Trantang, Tengger Wetan, dan Gemulung. Terakhir Desa Sandingrowo di Kecamatan Soko.

Bantuan Pertamina EP Asset 4 berupa air bersih di Kecamatan Senori ini diapresiasi oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Dalam menghadapi bencana kekeringan dan kebakaran hutan-lahan , pemkab menyiapkan anggaran kurang lebih Rp700 juta. 

"Per September BPBD sudah menggunakan anggaran Rp300 juta," sambungnya.

 

Apabila anggaran ini menipis, BPBD sudah bisa mengajukan dana tak terduga dari Pemprov Jatim. Kemudahan ini setelah Bupati Tubam, Fathul Huda mengeluarkan status Tuban darurat kekeringan. (aim)

Dibaca : 177x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan