Rabu, 20 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pertamina Jaga Operasi Tiga Distrik Tetap Berjalan

Editor: samian
Rabu, 13 September 2017
Ahmad Sampurno
Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto.

SuaraBanyuurip.comAhmad sampurno

Blora - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, menyatakan, tetap menjaga operasi di tiga Distrik bekas pengelolaan KSO Pertamina EP - PT Geo Cepu Indonesia (GCI) berjalan. Diataranya, Distrik Kawengan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Distrik Ledok Kabupaten Blora dan Distrik Nglobo Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pasca diumumkannya PT GCI telah Pailit, sehingga tidak lagi beroperasi.

Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Heru Irianto, menjelaskan, bahwa sampai saat ini tetap menjaga supaya operasi berjalan lancar.

"Kami belum bisa menjelaskan untuk produksinya. Untuk saat ini, masih fakus pada keberlangsungan operasi," kata Heru.

Untuk itu, pihaknya menegaskan akan merangkul  pekerja di semua fungsi, termasuk fungsi scurity. "Hanya Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) dan scurity. Bukan pekerja rekrutment dari GCI," tandasnya.

Sebegaimana diketahui, informasi yang berhasil dihimpun, PT GCI telah diumumkan hasil Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 5/pdt.sus-Pembatalan perdamaian/2017/PN Niaga Jkt.Pst.Jo. Nomor: 27/Pdt.Sus-PKPU/2016/PN Niaga.Jkt.Pst, dengan pemohon PT Garda Satria Indonesia yang berkedudukan di jakarta Selatan.

Dalam putusan tersebut, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, memutuskan dengan tujuh point amar putusan. Satu diantara amar putusan tersebut adalah, menyatakan PT Geo Cepu Indonesia dahulu sebagai Debitor Penundaan Kewajiban Pembayarran Utang (PKPU) dalam perkara nomor : 27/Pdt.Sus-PKPU/2016/PN Niaga.Jkt.Pst., dinyatakan PAILIT dengan segala akibat hukumnya.

PT Geo Cepu Indonesia adalah mitra kerja sama dalam Kontrak Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina Eksplorasi Produksi (PEP) – PT Geo Cepu Indonesia (GCI), atau dikenal dengan KSO PEP-GCI, ditanda tangani sejak pertengahan tahun 2013 lalu.

Yang melatarbelakangi munculnya kebijakan dari induk perusahaan Pertamina pusat hingga ditandatangani kontrak KSO adalah sebagai upaya untuk mewujudkan peningkatan produksi minyak dan gas bumi. Hal itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 tahun 2012 tentang Peningkatan Produksi Minyak Bumi Nasional yang diterbitkan pada Januari 2012 lalu.

Dalam Inpres itu salah satu instruksinya menyatakan untuk meningkatkan upaya optimasi lapangan produksi dan pengembangan lapangan dengan menggunakan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). Empat struktur area Field Cepu, diantaranya Kawengan, Ledok, Nglobo, Semanggi, yang tersebar di tiga distrik tersebut. (ams)

Dibaca : 142x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan