Selasa, 13 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pertanian Sumber Butuh Drainase Memadai

Editor: nugroho
Senin, 29 Desember 2014
edy purnomo
TERGENANG : Areal pertanian di sekitar Lapangan Gas Sumber tergenang air karena tidak layaknya drainase.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Area pertanian di sekitar Lapangan Gas Sumber yang terletak di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membutuhkan drainase atau saluran air yang memadai.

Ada areal pertanian di dua desa yang mudah tergenang air di musim penghujan. Yakni area pertanian di Desa Sambonggede dan Desa Sumber. Genangan air masih bisa di lihat sampai hari ini di tempat tersebut, Senin (29/12/2014).

Hal itu dikarenakan drainase yang ada di sisi persawahan tidak mempunyai kedalaman yang cukup. Sehingga tinggi air dari sawah ketika musim penghujan sama dengan tinggi permukaan air yang ada di drainase.

“Air yang menggenang ini kan merupakan air hujan, sebagian lagi juga karena air kiriman dari gunung-gunung yang ada di sisi selatan,” kata Rohmat (32), salah satu petani Desa Sumber.

Dia mengatakan, ada dua drainase yang ada di sana. Satu drainase berada di sisi sebelah timur jalan dan satu drainase lagi yang berada di sisi sebelah barat jalan.

“Kalau yang timur itu sudah mendapatkan perbaikan dari pemerintah,” ujar Rohmat.

Petani di sana berharap drainase yang di sebelah barat juga dilakukan perbaikan. Perbaikan bisa dilakukan pemerintah atau oleh perusahaan yang ada di sekitar sana.

“Kita berharap yang sebelah barat ini juga segera diperbaiki supaya air mengalir dengan maksimal,” lanjutnya.

Petani lain, Basar (31), warga Desa Sekardadi, Kecamatan Jenu yang mempunyai lahann di sana juga mengeluhkan air yang menggenang di sawahnya.

Dulu, kata dia, ketika drainase, atau anak sungai masih dalam air bisa mengalir dengan lancar sampai ke laut utara. Tetapi sekarang saluran air semakin dangkal sehingga air hujan kembali lagi ke sawah petani.

“Kemarin untuk tanam saja habis satu juta lebih. Tetapi sekarang sudah ditanami air malah menggenangi sawah,” tandasnya.(edp)


Dibaca : 609x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan