Selasa, 18 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Peserta JKN - KIS Tetap dapat Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran

Editor: samian
Senin, 04 Juni 2018
d suko nugroho
BERI PENJELASAN : Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Mohammad Masrur Ridwan (tengah), saat konfrensi pers.

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS) tidak perlu khawatir saat libur lebaran 1439 H, tepatnya H- 8 sampai H+8 atau pada 7-27 Juni 2018. Peserta JKN - KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan dengan prosedur yang sudah disepakati dengan fasiliraa kesehatan yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

Bagi peserta JKN - KIS yang menjalani mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), walaupun tidak terdaftar di FKT tersebut.

"Ini sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan atau faskes, dan faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Muhammad Masrus Ridwan dalam konfrensi pers bertema "Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan di salah satu rumah makan, Selasa (4/6/2018).

Kewajiban melayani peserta di luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP noj puskesmas baik klinik pratama dan dokter praktek perorangan yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka, peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan dasar.

"Pada keadaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas dari hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta faskes tidak diperkenankan manarik iuran biaya dari peserta," jelas Masrur, sapaan akrabnya.

Oleh karenanya, Masrur menghimbau para peserta yang sedang mudik untuk selalu membawa kartu JKN-KIS. 

"Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan ini hanya berlaku bagi peserta dengan status aktif. Karena itu, dimohon peserta mamstikan telah membayar iuran dan displin membayar iuran agar status kepeaertaannya selalu aktif," pesannya.

Untuk diketahui, Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetep beroperasi pada tanggal 11 hingga 20 Juni 2018 dari pukul 08.00-12.00 Wib. Selain itu, BPJS Kesehatan juga membuka posko mudik di delapan titik padat pemudik mulai 9 - 14 Juni 2018.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Sumiarti, mengaku telah menghimbau kepada rumah sakit umum daerah, puskesmas, dan klinik kesehatan untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan selama libur cuti lebaran. Baik fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun lanjut (FKTL).

"Kami sudah meminta untuk siaga dan memberikan layanan 24 jam. Baik itu puskesmas rawat inap dan rawat jalan di jalur mudik maupun di kecamatan lainnya," sambungnya.
Saat ini di Bojonegoro terdapat 26 puskesmas rawat inap dan 10 puskesmas rawat jalan.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, dr. Agus menambahkan, pihaknya jauh hari telah mempersiapkan diri untuk tetap memberikan pelayanan selama cuti lebaran. Persiapam yang dilakukan mulai dari menyiapkan tenaga medis, sarana prasarana, farmasi dan ambulan.

"IGD dan rawat inap tetap buka 24 jam dengan tiga shif, didukung 13 dokter umum, 36 dokter spesialis, dan tenaga paramedis. Semua sudah kita jadwal agar pelayanan tetap maksimal selama cuti lebaran," pungkasnya. (suko)

Dibaca : 686x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan