Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Musdes TKD Gayam Diundur

Peserta Lelang Merasa Dirugikan

Editor: nugroho
Senin, 16 November 2015
dok/sbu
MASUKAN BERKAS : Kamidin, salah peserta lelang penyiapan lahan pengganti TKD Gayam saat memasukan dokumen beberapa waktu lalu.

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Dibatalkannya musyawarah desa (Musdes) penentuan calon pengganti tukar guling tanah kas desa (TKD) oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu (11/11/2015) lalu, dinilai merugikan peserta lelang yang dinyatakan lolos verifikasi.

Alasannya, selain belum ada kepastian kapan Musdes digelar, peserta lelang mengaku telah banyak berkorban waktu, tenaga dan biaya dalam mengikuti lelang tanah pengganti tukar guling TKD Gayam.  

“Jelas ini merugikan. Sudah banyak waktu, tenaga dan biaya yang kita korbankan untuk mengikuti lelang ini. Tapi tinggal penentuan siapa pemenangnya, lelang diundur,” ujar salah satu peserta lelang, Kamidin kepada suarabanyuurip.com, Minggu (15/11/ 2015).

Sebelum muncul kabar diundurnya musdes ini, semua peserta lelang telah mendapat surat pemberitahuan dari operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) pada Selasa (10/11/2015).

“Jadi sehari sebelum musdes kita memperoleh surat dari EMCL,” ucap warga Dusun Templokorejo, Desa Gayam itu.

Kamidin menjelaskan, isi surat tersebut tentang hasil evaluasi calon tanah pengganti dari empat peserta lelang yang dinyatakan tidak memenuhi kreteria sesuai persyaratan yang dibuka dalam tender awal. Namun dalam surat tersebut, lanjut dia, juga disebutkan jika EMCL telah membuat ranking dari keempat peserta lelang yang lolos verifikasi.   

“Seharusnya dari rangking yang diberikan EMCL itu musdes sudah bisa dilaksanakan dan ditentukan siapa pemenangnya,” kata pria yang memiliki lahan pengganti di Desa Gayam itu.

Bagaimana jika Musdes ini dibatalkan dan dibuka tender ulang? Kamidin menegaskan, akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

“Kita akan melakukan gugatan hukum. Karena ini sudah merugikan kami secara materiil maupun imateriil,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, membenarkan jika pihaknya telah memberikan hasil evaluasi kepada Pemerintah Desa Gayam sebagai bahan pertimbangan. Termasuk di dalamnya hasil tes kesuburan tanah.

“Kami mendukung pemerintah kabupaten, Pemerintah Desa Gayam, dan SKK Migas untuk melengkapi seluruh proses secara transparan dan sesegara mungkin,” sambung Rexy.

Namun ketika disinggung tentang isi hasil evaluasi yang diserahkan ke Pemdes Gayam, Rexy belum memberikan jawaban.

Informasi yang diperoleh di lapangan, ditundanya musdes ini dikarenakan munculnya surat dari EMCL yang menyebutkan jika calon tanah pengganti yang ditawarkan oleh empat peserta lelang yang lolos verifikasi tidak sesuai kreteria dalam syarat tender awal. Sebagai tindak lanjut, Pemdes Gayam membuat surat pemberitahuan penundaan musdes kepada masing-masing peserta lelang berdasarkan surat dari EMCL pada Jum'at (13/11/2015).

Padahal sebelumnya, baik EMCL, pemerintah kecamatan, Pemdes Gayam, SKK Migas, eksekutif, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada saat hearing (rapat dengar pendapat) dengan Komisi A DPRD Bojonegoro beberapa waktu lalu, telah sepakat musdes penentuan calon pengganti tukar guling TKD Gayam digelar pada Rabu (11/11/2015).  

Hal ini untuk mempercepat penyelesaian tukar guling TKD Gayam seluas 13,2 hektar yang ditarget tuntas akhir tahun 2015 ini. Sebab proses ini telah memakan waktu tigas tahun.(suko)

 

Dibaca : 947x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan