Selasa, 13 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

PHE Belum Beri CSR Desa Sambonggede

Editor: samian
Kamis, 08 November 2018
Ina Maghfiroh
Kepala Desa Sambonggede, Yemy Tristantono.

SuaraBanyuurip.com - Ina Maghfiroh

Tuban - Pada tahun 2016 dan 2017 yang lalu Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengaku sudah merasakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pengelola Lapangan Gas Sumber. Kondisi berbeda di tahun ini, operator baru Gas Sumber, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) belum memberikan apapun ke warga desa setempat.

"Untuk tahun 2018 ini masih belum ada CSR, padahal sudah hampir pergantian tahun baru," ujar Kades Sambonggede, Yemy Tristantono, kepada suarabanyuurip.com di Balai Desa Sambonggede, Kamis (8/11/2018).

Yemy sapaan akrabnya, menjelaskan, pihak Pemdes masih berharap adanya CSR lagi.

Dua tahun lalu, program CSR dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina  East Java (JOB P-PEJ) sudah berjalan dengan baik dan lancar. Meskipun hanya ada beberapa, namun sangat bermanfaat bagi masyarakatnya.

Dana yang didapat dua tahun lalu sebesar Rp60 juta. Anggaran tersebut sangat disyukurinya, karena gas Sumber belum produksi.

"Saya masih kurang tahu kapan kiranya bisa mendapatkannya lagi, pengennya ya cepat-cepat mendapatkannya kembali," tambahnya mantan aktivis GMNI Tuban.

Dari Pemdes sendiri masih belum mendapatkan titik terang mengenai adanya CSR lagi. Diharapkan pihak yang bersangkutan terlebih dulu menghubungi pihak Pemdes, karena konsepnya simbiosis mutualisme.

"Pemdes untung dan pihak terkait juga mendapatkan keuntungan," terangnya.

Sebagai Kades, Yemy mengaku tidak tau harus berkordinasi pihak pihak mana yang nantinya akan memberikan CSR seperti sebelumnya. Selain itu ia juga mengeluhkan kenapa sudah hampir pergantian tahun tidak mendapatkannya lagi.

Berdasarkan analisis Pemdes program yang paling dibutuhkan pada masyarakat dari PT PHE diantaranya bagaimana perputaran uang yang di desa semakin besar, masyarakat bisa memberdayakan sendiri untuk meningkatkan taraf selanjutnya. Misalnya kesejahteraan rakyat.

Di tahun 2016 beberapa program CSR Gas Sumber, diantaranya MCK, Tossa, Pos Kampling dan masih banyak lagi. Berbeda dengan tahun 2017 yakni Alat Prasmanan, Tenda Paving dan Komputer.

"Saya sangat merasakan kemanfaatannya selama dua tahun ini, kalau mendapatkan yang tentu merasa ada manfaatnya namun kalau tidak ya tidak," tutur salah satu penerima CSR Gas Sumber, Munahir.

Terpisah, perwakilan PHE Tuban, Jabar, belum bisa dikonfirmasi terkait program CSR tahun 2018 di desa ring 1 Gas Sumber. Pesan WhatsApp yang dikirimkan suarabanyuurip.com sejak pukul 14:15 WIB belum dibaca. (Ina)

Dibaca : 240x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan