Rabu, 19 Juni 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Program Sanitasi EMCL Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Editor: nugroho
Sabtu, 11 Mei 2019
Ist
SIMBOLIS : Humas SKK Migas Jabanusa, Amni Nadya menyerahkan bantuan program kepada penerima manfaat.

SuaraBanyuurip.com - Edi Supraeko

Bojonegoro - Program peningkatan sanitasi masyarakat yang dilaksanakan Opertor Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat dukungan penuh pemerintah desa (Pemdes) setempat. 

Sebagai bentuk dukunganya, Pemdes Leran menambah 100 unit bangunan sanitasi dari 82 bangunan yang diberikan EMCL. Tambahan tersebut dianggarkan dari APBDes.

“Sejak awal, cita-cita saya desa ini masyarakatnya harus sehat dan sadar kesehatan,” ujar Kepala Desa Leran, Muttabi'in dalam kesempatan serah terima program, Jumat (10/5/2019).

Setelah sejak Juli 2018 dibangun, kini masyarakat Desa Leran bisa menikmati jamban sehat di rumah masing-masing. Selain bantuan jamban, warga juga mendapat bantuan fasilitas air bersih.

“Program ini bukan hanya soal jamban baru, tapi bagaimana membangun semangat hidup bersih dan sehat,” imbuh alumni kampus kesehatan ini.

Serah terima program dilakukan sebagai rasa syukur masyarakat terhadap bantuan ini. Muttabi’in menghimbau kepada warganya agar fasilitas tersebut dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. 

Program Peningkatan Sanitasi Masyarakat dilaksanakan EMCL bersama LSM Gemati di Desa Leran dan Sukoharjo, ring satu Lapangan Minyak Kedung Keris, Blok Cepu. Sebanyak 100 Kepala Keluarga dari dua desa ini mendapatkan toilet permanen dari EMCL.

Selama program, warga secara gotong royong membuat septic tank berupa buis dekker dan membangun jambannya. Partisipasi masyarakat diperlukan agar menumbuhkan kesadaran pentingnya toilet bersih, sehat, dan bermanfaat.

EMCL bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro juga memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang kesehatan kepada masyarakat. Agar efektif, kampanye kesehatan dilakukan di sela-sela kegiatan informal dan di sekolah.

“Kita mengikuti kegiatan-kegiatan jamaah tahlil di masyarakat sembari menyampaikan informasi-informasi kesehatan. Sedangkan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini, kita masuk ke Sekolah Dasar setempat dan memberikan pembelajaran kepada siswa,” ungkap perwakilan EMCL, Beta Wicaksono.

Untuk menunjang pasokan air bersihnya, EMCL bersama masyarakat sedang membangun fasilitas air bersih dalam Program Penyediaan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Desa Leran. Kata Beta, fasilitas air bersih diperlukan agar masyarakat tetap menggunakan jambannya.

Sementara itu, Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Amni Nadya mengatakan bahwa program ini merupakan kontribusi industri hulu migas dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Kata dia, SKK Migas bersama EMCL terus mendukung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menyukseskan kawasan bebas buang air besar sembarangan (open defecation free/ODF).  

“Program ini diharapkan dapat memperkuat pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.(edi)


Dibaca : 486x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan