Proyek Gas JTB Butuh Dukungan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 20 Mei 2019, Dibaca : 480 x Editor : nugroho

ririn wediaSKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahid.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Keberadaan Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, dan Lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi perhatian utama bagi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa). 

"Saya melihat, migas di Bojonegoro prospeknya sangat bagus," kata Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahid, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela lokakarya Media di bebeapa waktu lalu di Surabaya.

Baca Lainnya :

    Saat ini, Lapangan Banyuurip yang berpusat di Kecamatan Gayam, telah berproduksi antara 210.000 barel per hari hingga 220.000 barel per hari. 

    "Produksi minyak Blok Cepu menjadi andalan nasional sekarang ini," tegasnya. 

    Baca Lainnya :

      Sementara potensi gas dari Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) diprediksi mencapai sebesar 315 MMSCFD dan target gas onstream/komersil pada 2021 dengan sales gas sebesar 192 MMSCFD. 

      Produksi gas sebesar 192 MMSCFD tersebut nantinya akan dialirkan melalui Pipa transmisi Gresik-Semarang. Dengan cadangan gas JTB sebesar 2,5 triliun kaki kubik (TCF), JTB diharapkan dapat memberikan multiplier effect, khususnya untuk mengatasi defisit pasokan gas di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

      "JTB ini menjadi proyek strategis nasional," imbuh pria yang baru dilantik pada 16 April 2019 lalu, menggantikan Ali Masyhar.  

      Pihaknya berharap, masyarakat di Bojonegoro memberikan suport Kontraktor Kontrak Kerja Sama, baik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Pertamina EP Cepu (PEPC) dan Pertamina EP agar kegiatan produksi berjalan lancar dan memberikan berkah serta meningkatkan pendapatan. 

      "Kami yakin masyarakat support pekerjaan di JTB supaya lancar dan segera produksi serta memberi dampak positif bagi semua," tegasnya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more