Selasa, 21 Mei 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Ratusan Hektar Padi Puso Terendam Banjir

Editor: nugroho
Sabtu, 03 Januari 2015
edy purnomo
TERENDAM : Banjir masih menggenangi lahan pertanian di wilayah Merakurak hingga mengakibatkan tanaman padi puso.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Ratusan hektar lahan pertanian di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami puso akibat terlalu lama terendam air akibat banjir bandang.

Data yang dihimpun dari Dinas Pertanian dan Peternakan Tuban, Sabtu (3/1/2015), menyebut kalau di Kecamatan Merekaurak ada sekitar 230 hektar tanaman padi yang terkena puso.

"Ada di beberapa desa yang masuk di Kecamatan Merakurak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tuban, Herry Prasetyo, melalui ponselnya.

Rinciannya, Desa Kapu seluas 25 hektar, Desa Mandirejo 35 hektar, dan juga Desa Tahulu seluas 25 hektar. Di desa-desa ini banjir diperparah dengan jebolnya tanggul Avoor Njambon yang berada di antara perbatasan Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Tuban.

Masih di kecamatan yang sama, untuk Desa Sambonggede seluas 35 hektar, Desa Tuwiri Kulon 10 hektar, Desa Borehbangle 30 hektar, Desa Sugihan 30 hektar, Desa Senori 10 hektar, dan terakhir Desa Sumber seluas 5 hektar.

"Jadi apabila ditotal ada sekitar 230 hektar tanaman padi yang puso, tanaman padi ini membusuk karena terlalu lama terendam banjir," jelas Herry Prasetyo.

Dia mengatakan, 230 hektar ini merupakan lahan pertanian yang ada di Kecamatan Merakurak saja. Sementara untuk kecamatan lain pihaknya masih menunggu laporan susulan.

"Kalau kecamatan lain kita masih menunggu data dan laporan yang masuk," kata Herry.

Sebelumnya, banjir bandang diketahui beberapa kali melanda Kabupaten Tuban ketika hujan turun dengan intensitas cukup tinggi. Keberadaan banjir ini, disamping semakin banyaknya wilayah perbukitan yang gundul juga akibat kurangnya drainase yang berfungsi dengan maksimal.

Selama ini, wilayah yang kerap dilanda banjir bandang adalah Kecamatan Merakurak dan juga Kecamatan Montong. Banjir sempat merendam akses jalan desa dan kecamatan, lahan pertanian, infrastruktur publik, dan juga pemukiman warga.(edp)

Dibaca : 672x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan