Senin, 28 Mei 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Resmikan Program Biogas di Gayam

Editor: nugroho
Selasa, 15 Mei 2018
12
Samian Sasongko
PERESMIAN : SKK Migas, EMCL, DLH, dan Komisi I DPR RI saat menggelar dialog dengan pemanfaat di acara peresmian program biogas.
SuaraBanyuurip.com
Satya W Yudha serahkan piagam penghargaan kepada Kades Gayam Winto.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar acara peresmian program biogas rintisan energi terbarukan yang di pusatkan di Balai Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Hadir dalam acara Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya W Yudha, Kepala DLH Bojonegoro, Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Wakil Kepala SKK Migas Sukandar, jajaran Manajemen EMCL, Kepala Desa, perangkat desa, Muspika Gayam, dan tokoh masyarakat desa setempat.

Sebelum melakukan kegiatan acara di balai desa, terlebih rombongan yang hadir tersebut melakukan kunjungan ke warga penerima manfaat program biogas di Dusun Sumurpandan, Desa Gayam.

Dalam pemaparannya, External Affairs Manager EMCL, Dave Ardian Seta, menyatakan, program biogas ini telah dilakukan sejak tahun 2014 hingga diresmikan pada tahun 2018 ini. Program biogas merupakan bagian dari komitmen EMCL dalam mempromosikan pemakaian energi alternatif yang terbarukan. Dalam pelaksanaanya bekerjasama dengan Yayasan Trukajaya, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang telah berpengalaman dalam pengembangan program biogas bagi masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak.

Melalui program ini, EMCL telah membangun 176 reaktor biogas di enam desa di Kabupaten Bojonegoro, dan Tuban, Jawa Timur.

“Program biogas ini juga mendapat dukungan dari SKK Migas. Semoga program biogas ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar wilayah operasi EMCL,” kata Dave.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya W Yudha, menyampaikan, program biogas sangat bagus bagi masyarakat, karena dengan memanfaatkan biogas sebagai energi alternatif terbarukan mampu mengurangi pengeluaran warga. Semisal yang biasanya membeli LPG menjadi tidak. Selain itu bahannya pun mudah didapatkan, yaitu dari kotoran ternak.

“Bagi warga yang saat ini menggunakan biogas dan merasakan manfaatnya untuk bisa dkembangkan ke warga lainnya,” pesan Satya W Yudha.

Sementara penerima manfaat biogas, Endang, mengaku, banyak manfaat dari program biogas. Selain dapat menciptakan lapangan kerja juga dapat mengurangi pengeluaran. Karena dana yang semula digunakan membeli LPG dapat dibuat untuk membeli kebutuhan rumah tangga lainnya. 

“Saya sangat berterimaksih dengan adanya program biogas ini. Karena tidak hanya usaha jadi lebih menguntungkan tapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga lain,” sambungnya.

Dalam peresmian program biogas tersebut ditandai dengan penyerahan piagam kepada Kepala Desa Gayam, Winto dan penerima manfaat lainnya.(sam)

 

 

Dibaca : 365x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan