Selasa, 13 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

RJJ dan Perhutani Survei Lokasi Pembuangan Tanah Proyek J-TB

Editor: nugroho
Sabtu, 07 Juli 2018
12
Samian Sasongko
SURVEI : RJJ dan subkontraktornya PT YIN bersama Perhutani survei lokasi pembuangan tanah proyek J-TB di petak 58 KRPH Sawitrejo
SuaraBanyuurip.com
RJJ dan PT YIN bersama Perhutani survei lokasi pembuangan tanah di petak 58.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko 

Bojonegoro - Sebelum melakukan aktivitas, Konsorsium PT. Rekayasa Industri - PT. Japan Gas Corporation - PT. Japan Gas Corporation Indonesia (RJJ) bersama Perhutani, dan subkontraktornya PT Yasa Industri Nusantara (PT YIN) melakukan survei lokasi tempat pembuangan tanah di lahan Perhutani wilayah KRPH Sawitrejo, BKPH Clangap, KPH Bojonegoro di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu, (7/7/2018).

Site Manager RJJ, Zainal Arifin, mengatakan, survei lokasi dilakukan agar aktivitas pembuangan kupasan tanah dari lokasi proyek jaringan pipa gas (ROW) Proyek Gas Processing Facility (GPF) Jambaran - Tiung Biru (J-TB) yang dilakukan PT YIN berjalan lancar.

"Rencana aktivitas pembuangan tanah langsung dilakukan hari ini," kata Zainal Arifin, kepada Suarabanyuurip.com disela-sela survei.

Kegiatan ini dilakukan sudah sesuai perjanjian kerjasama dengan perhutani, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

"Untuk lokasinya berada diluar lokasi proyek ROW dan GPF," jelasnya. 

Asisten Perhutani (Asper) Kepala Badan Kawasan Kekuasaan Hutan (KBKPH) Clangap Bojonegoro, Lugianto, mengatakan, lahan Perhutani yang digunakan untuk pembuangan tanah seluas 26 hektar, dan terletak di petak 58 KRPH Sawitrejo.

"Tujuannya dengan adanya tanah baru ini kedepan kembali subur lagi. Karena saat ini lahan tidak subur," ujar Lugianto.

Pria ramah tersebut berpesan, dalam aktivitasnya pemerataan lokasi untuk tempat pembuangan tanah agar tidak merusak tanaman yang ada disekitarnya.

"Saran kami jangan sampai merusak tanaman jati, dan tanaman pertanian warga yang belum panen agar dibiarkan sampai panen," pungkasnya.(sam) 

Dibaca : 1199x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan