Rabu, 14 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Demo Pembebasan Lahan Kilang Minyak Tuban

Selain Dituntut Mundur, Tiga Pejabat Utama Jenu Terancam Dipenjara

Editor: samian
Jum'at, 06 Juli 2018
Ali Imron
UNRAS : Camat Jenu, Kades Remen dan Kades Mentoso terancam dibui.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Setelah mengaku pernah menandatangani surat berlogo Pemdes soal pembebasan lahan warga untuk Proyek Kilang NGRR Tuban, tiga pejabat utama di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dituntut mundur oleh warga. Selain itu, Camat Jenu, Midun Riza Moh Maftuchin, Kades Remen, Eko Prasetyo, dan Kades Mentoso, Saji terancam dipenjara.

"Ketiga pejabat harus tanggungjawab atas kecerobohannya," ujar Korlap aksi Desa Remen, Rusdiono, kepada suarabanyuurip.com, usai unjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Jenu, Jumat (6/7/2018).

Apabila tidak mau mundur dari jabatannya, warga terpaksa akan mencopot paksa ketiganya pada hari ini juga. Sekalipun sudah mengakui dan meminta maaf, namun warga tetap akan mengusutnya ke jalur hukum.

Permintaan warga ini, karena ditemukannya bukti surat pernyataan Kades yang isinya tidak benar alias palsu. Hal itu adalah tindak pidana pemalsuan. Warga sedikitpun tidak pernah mau menjual tanahnya ke Pertamina.

Camat Jenu, Midun Riza Moh Maftuchin, langsung menemui warga Remen dan Mentoso. Reza sapaan akrabnya, menegaskan kalau pihaknya bersama Kades Remen dan Mentoso tak pernah membuat surat itu.

"Iya saya pernah menandatangani surat serupa," sergah mantan Camat Bangilan ini.

Dihadapan ratusan warga, Kades Remen maupun Mentoso juga membenarkan kalau tanda tangan di surat tersebut asli. Keduanya meminta maaf, karena waktu tanda tangan tidak teliti membaca surat pembebasan lahan yang diduga formatnya dibuat pihak oknum Bank BNI.

Sampai dengan pukul 10:30 WIB, massa baru membubarkan diri setelah ketiga pejabat utama di Jenu membuat pernyataan. Dasar surat pernyataan tersebut akan menjadi dasar pelaporan ke pihak kepolisian.(Aim)

Dibaca : 6973x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan