Rabu, 17 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

SKK Migas: Trend Dunia SDA Bakal Tergerus oleh SDM dan SDB

Editor: samian
Senin, 22 April 2019
Ririn Wedia
ANTUSIAS : Awak media antusias mengikuti loka karya media bersama SKK Migas Jabanusa di Surabaya.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Di lihat trend dunia sekarang ini, Sumber Daya Alam (SDA) akan tergerus atau digantikan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Buatan (SDB). Seperti di Emirat, Arab, yang dikerjakan sekarang adalah mulai berfikir dan mencari kekuatan ekonomi baru yang tidak lagi mengandalkan migas.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Didik Sasono Setyadi, diacara lokakarya media di kantor SKK Migas, Surabaya, Senin (22/4/2019).

Oleh sebab itu, yang perlu dipikirkan sekarang adalah, daerah penghasil migas itu kedepan seperti apa. Di antaranya Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang merupakan penghasil migas dari Lapangan Banyu Urip, Jambaran-Tiung Biru (JTB), maupun Lapangan Sukowati.

Karena, rata-rata Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupaun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), itu 70 persennya habis untuk belanja pegawai.

"Sementara untuk pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat hanya kebagian 30 persen saja. Kita mau gerak seperti apa kalau seperti itu," tegasnya.

Besaran pendapatan yang diterima negara maupun daerah, juga akan berpengaruh jika ada kendala-kendala di daerah. Seperti perizinan, lahan, tenaga kerja, dan lain sebagainya.

"Bahkan, di Bojonegoro ada satu lahan yang belum dibebaskan karena minta harga triliunan," ungkapnya.

Kendala yang terjadi itulah, membuat produksi migas tidak bisa berjalan lancar. Salah satunya di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, yang terhambat dengan masalah lahan selama 4 tahun.

"Seandainya tidak terhambat selama itu, pendapatan negara dan daerah pasti besar dengan harga minyak mentah USD70 per barel," tandasnya.

Saat ini, harga minyak mentah bekisar USD 45 sampai USD 50 per barel. Bayangkan jika masih ada hambatan lagi, maka tidak ada yang tahu apakah kedepan harga minyak masih sebesar itu.(rien)

Dibaca : 462x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan