Selasa, 31 Mei 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan
Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air Dukung Warga Wonocolo Helat Sedekah Bumi Sedekah Bumi Pesarehan Setoyudo Tim Jurnalis Bojonegoro Keok Dipenyisihan Dewan Minta DPU Ingatkan Pelaksana Proyek Tuntutan Dipenuhi Pemblokiran Dibuka Pekerja Blok Cepu Tewas di Lokasi Proyek Bupati Lamongan Buka Turnamen Futsal Jurnalis Jalan Menuju J-TB Diblokir Warga Mobilisasi Logistik Pengeboran J-TB Dimulai Kualitas Wasit ISC B Tidak Profesional Tempat Karaoke Tutup Selama Ramadan Diminta Lebih Cepat Pelaksanaan Operasi Pasar 18 SPBU di Jatim Siap Uji Coba Dexlite 26 Mei 2016 MoU Kilang Tuban Diteken Siswanto Jabat Koordinator KAHMI Blora Dewan Pendidikan Nilai Sekolah Unggulan Diskriminatif Pemkab Belum Antisipasi Kebocoran Gas April 2017 PEPC Mulai Bor J-TB Pertamina EP Berharap Kelola SP Gas Nglajo Pelaksanaan US Menyisakan Catatan Merah Tak Ada Kenaikan BBM Saat Lebaran IME Tak Dipercaya Lagi Kelola Gas Flare Awal Juni KTM Mulai Giling Penuh 108 Pelajar Tunjukkan Tarian di Harkitnas DPU Sebut Plang Papan Proyek Hilang PP Kebut Pembangunan Jalan J-TB Potong 10% Seharga Fasilitas Blok Cepu Amerika Berminat Investasi Sektor Energi Petisi Tolak Kebangkitan PKI Soroti Proyek APBD Tanpa Plang Papan Nama Gelontor CSR Pendidikan Sekitar PPGJ Guru Bahasa Inggris Bojonegoro dapat Pelatihan Pemerintah Dukung Rosnef Jadi Mitra Pertamina Pertamina Siapkan Investasi Rp 2,1 Triliun Pengumuman Investor Kilang Tuban Molor Ketua MPR Nilai Bupati Suyoto Pemimpin Pancasilais Dua Kades Cekcok di Pameran BBGRM Pakde Karwo Buka Pameran BBGRM Ketua MPR Resmikan Jembatan Bojonegoro Cicak Berkepala Dua Gegerkan Warga Beji Pengendara Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan di Cepu 10 Keputusan Penting Percepatan City Gas Blora Warga Rahayu Kesulitan Tangkap Peluang Usaha Minta JOBP-PEJ Perbaiki Jalan Lingkar Rahayu Sepakat City Gas Blora Dipercepat Warung Kopi Triwardoni Dibobol Maling Pemasangan Jargas di Bojonegoro Terancam Gagal Mitos Kunjungan Presiden ke Bojonegoro Belum Terpecahkan Minta PEPC Belajar Dari Blok Cepu Kantor HK Diblokir Warga Kelulusan Siswa Ditentukan Dewan Guru Program City Gas Belum Jelas Bupati Minta Dokumen Dicek Ulang KAHMI Desak Wakil Ketua KPK Mundur Gagalkan Pengiriman Minyak Olahan Ilegal Dewan Lakukan Sidak UN SMP Nilai Mapel IPS Dikuasai SMA Pinggiran Indeks Integritas SMA Lamongan Setara Surabaya Berharap Program CSR Sentuh Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro Melesat Lebihi Nasional Pendirian Patung KSB Terancam Sanksi Management Hotel Aston Bojonegoro Kunjungi Suara Banyuurip Nelayan Bulubanjarejo Hilang Pemkab Blora Rencanakan Bangun Museum Migas EMCL Akan Cek Rencana Pembongkaran ATW Proyek Banyuurip Berakhir, Rumah Kontrakan Mulai Sepi Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat

Sosialisasikan Penggunaan Solar Non Subsidi

Editor: nugroho
Jum'at, 01 Februari 2013

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai mensosialisasikan pengunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar non subsidi untuk mobil dinas bermesin diesel. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 01/2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM yang akan mulai diberlakukan 1 Maret 2013 mendatang.

Untuk mempersiapkan pemberlakukan aturan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah melakukan sejumlah persiapan. Seperti menggencarkan sosialisasi kepada semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga kesiapan infrastruktur berupa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Lamongan untuk menyediakan BBM untuk mesin diesel yang non subsidi.

Menurut Kabag Perekonomian Mohammad Faiz Junaedi melalui Kabag Humas dan Infokom Kabupaten Lamongan, Mohammad Zamroni, 30 persen SPBU di Lamongan sudah menyediakan BBM tertentu jenis solar (gas oil) non subsidi. Meski demikan, belum semua SPBU yang menyediakan BBM solar non subsidi itu dalam bentuk nozzle pengisian tersendiri. Beberapa SPBU menyediakan stoknya dalam kemasan jerigen.

SPBU yang sudah punya stok BBM solar non subsidi itu, lanjut Zamroni, adalah SPBU di Kalikapas, Turi, Talun dan Pandanpancur. Sementara terkait stiker untuk ditempelkan pada kendaraan dinas bermesin diesel, sampai saat ini belum dilakukan pengadaan karena belum ada instruksi dari Kementerian ESDM.

“Kami sudah memberikan surat ke semua SKPD terkait Peraturan Menteri ESDM No.1/2013,” ujar Zamroni kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (1/2/2013).

Dia menjelaskan, pembatasan penggunaan BBM bersubsidi itu tidak berlaku untuk kendaraan dinas tertentu. Seperti ambulance, mobil jenazah, pemadam kebakaran dan pengangkut sampah. Empat jenis kendaraan dinas itu masih diperbolehkan menggunakan bensin (gasoline) ron 88 dan solar (gas oil).

Selain itu, lanjut Zamroni, pembatasan ini juga tidak berlaku untuk penggunaan usaha jenis mikro, perikanan, pertanian dan pelayanan umum. Meski demikian, harus melalui rekomendasi SKPD terkait sebagaimana Surat Bupati Lamongan Nomor 546/550/413.021/2012 dan Peraturan BPH Migas Nomor 5 tahun 2012 tentang Surat Rekomendasi SKPD untuk pembelian BBM jenis tertentu (bersubsidi).

“Di sini (Pemkab Lamongan) sendiri saat ini memiliki 107 kendaraan bermesin diesel,” pungkas Zamroni.

Sekadar catatan, sebelumnya larangan penggunaan BBM non subsidi jenis premium telah diberlakukan bagi semua mobil plat merah di Lamongan pada Agustus tahun 2012 lalu.(tok)

Dibaca : 476x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan