Rabu, 27 Juli 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
KIM Sendang Potro Sabet Juara Pertama Drilling Tapen-02 Masuk Run II Logging Terima Keputusan Managemen Buruh Bakar Ban dan Blokir Jalan JOB P-PEJ Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dinkes Berikan Vaksinasi Meningitis dan Influenza Pemdes Bubarkan Paksa Massa Gerah Kobar Buruh GCI Ancam Mogok Total Tuntutan Kompensasi Gerah Kobar Berakhir Deadlock BPBD Tinjau Semburan Lumpur Panas di Krondonan Massa Tagih Hasil Kajian Flare Ratusan Massa Mulai Berkumpul di Balai Desa Keuntungan Bagi Negara, Daya Tarik Bagi Investor Pasang Terop di Depan Pintu Sumur Mudi Harga Minyak Rendah Pertamina - Exxon Tetap Untung Sebut Kompensasi Mudi Jadi Pantauan BPK Besok, Warga Rahayu Kembali Demo JOBP-PEJ Belum Pastikan Groundbreaking J-TB Dilakukan Jokowi Atlet Futsal Timnas Ikuti IKA SMADA Cup 2 Setahun Penuh TPP Tak Dibayarkan Ninik: Jabatan Direktur Memang Harus Tenaga Medis Lakukan Deteksi Dini Narkoba pada Siswa Puncak Produksi Blok Cepu Bertahan 3 Tahun ITS Sebut Tak Ada Dampak Lingkungan di Mudi PDSI Ciptakan Sembilan Cyber Rig Tender EPC GPF JTB Masuki Tahap Komersil Kandungan Gas H2S Minyak Banyuurip Tinggi Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro Bojonegoro Raih Adipura Kirana dan Sekolah Adiwiyata Mandiri Pertamina Setuju Produksi Blok Cepu Dinaikan 200 ribu Bph Produksi Sumur Tapen Ditarget Lebih dari 600 bph Direktur Hulu Pertamina Kunjungi Sumur Tapen JOB P-PEJ Diminta Tetap Memberikan Kompensasi Main Pokemon Go PNS Bisa Diberhentikan Lamongan Raih Penghargaan Adipura Kirana Pengangkutan Material J-TB Biangkerok Kerusakan Jalan Gayam Minta Kejelasan Berakhirnya Kontrak Blok Tuban Perhutani Siap Kerjasama dengan Pemkab Pertamina EP Dukung Ide Pemkab JOB P-PEJ Sampaikan Hasil Riset Flare ke Pemda Gerah Kobar Rencanakan Aksi Susulan Permintaan Diskusi di Pad B Ditolak Massa Tuding Riset ITS Hanya Hamburkan Anggaran Desak Perwakilan JOB P-PEJ Temui Warga Ribuan Massa Kepung Sumur Mudi Ribuan Massa Bersiap Menuju Sumur Mudi Paskibraka Kecamatan Gayam Mulai Latihan Mobil Proyek JTB Perparah Kerusakan Jalan Gayam Basra Target Uji Coba Sistem Satu Arah SMP Tuban Sabet Juara 1 O2SN Jatim Sepakat Tolak Pembelian Premium dengan Jerigen Pemkab Tak Tahu Pemanfaatan Sewa TKD Gayam Kantor Utama Kontraktor EPC-1 Selesai Dibongkar Dandim 0813 Pimpin Apel Bersama di Mapolres Bojonegoro Darurat Kekerasan Terhadap Anak Korban Ternyata Berstatus Mahasiswa Bupati Ajak Dampingi Anak dengan Kasih Sayang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Bekas Sajam PT Tripatra Bagikan Tangki Air ke Masjid Blok Cepu Masyarakat Diminta Beli LPG di Pangkalan Polres Usut Kasus Perampasan Kendaraan Pencuri Coba Bobol ATM BRI Gayam Pembatalan Perda Berdampak Menurunnya PAD Targetkan DBH Minyak Bumi 2016 Rp 24,8 Miliar Tunggu Informasi Pemprov Soal Operasional BMKG Camat Margomulyo Jabat Kabag Humas Pemborong Dikeroyok Enam Debt Collector Sekolah Dilarang Gunakan Kekerasan Fisik di PLSBSB Pemda Tambah Anggaran Pembebasan JLS Rp18,5 Miliar Pertamina EP Realisasikan Perbaikan Jalan Tapen Realisasi DBH Pajak Tuban Capai 54,70 Persen PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar Kompensasi TKD Gayam Belum Dibayar KPH Dukung Objek Wisata di Wilayah Hutan Tunda Balik Demi Pilkades PT BBS Harus Penuhi Kualitas SDM PT SI Bersama Swedia Sepakati Jual Beli CER Rencanakan Pembiayaan Daerah Rp 297 Miliar Perbaikan Jalan Tapen 02 Dianggarkan Rp2,3 Miliar Klaim TKD Kilang Tuban Hanya Soal Sertifikat Kesulitan Penuhi Pesanan Konsumen Lokalisasi Cangkring Kembali Beroperasi Polisi Gagal Mendapatkan Pelaku Penambang Wisata Blora Sulit Dikembangkan Bantu 37 Lembaga Sosial Anak Disinyalir Ada Pemalsuan Dokumen Nasib Buaya Kali Kening Belum Jelas Dewan Menginisiasi Raperda Pembangunan Perumahan Jalan Nasional Ditanami Bunga Bougenville Harga Gas J-TB dengan PT PKC Belum Sepakat Dukung Regulasi Alokasi Minyak ke Kilang Mini Warung Mamin Bermunculan di J-TB Giliran Wartawan Bojonegoro Diajak Bukber JOBP-PEJ GP Ansor Kunjungi Founding Fathers NU Pengelolaan Wisata Wonocolo Belum Jelas Wisata Ledok Dikelola LMDH Perbaikan Jalan Hutan Belum Ada Perjanjian Pemda Harus Kreatif Tingkatkan PAD Anggap Pembatalan Perda Wajar KIP Desa Sekitar Migas Minim Pemda Kesulitan Mendata Penambang Ilegal Pemboran Sumur Tapen 02 Mencapai 886 Meter Penurunan Produksi, Sebabkan Lifting Minyak Menurun Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air

Tahun Ini SRE Eksplorasi Migas di Bojonegoro

Editor: teguh
Rabu, 05 Juni 2013

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendapatkan anugerah yang luar biasa yaitu adanya minyak dan gas bumi (Migas). Hampir semua titik tanah di wilayah ini mengandung kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui tersebut.

Bukan hanya keberadaan sumur minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu,tapi juga Sumur Tiung Biru (TBR), Sumur Sukowati, Blok Tuban, bahkan unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru- Cendana yang mulai tahap eskplorasi. Tentu saja hal ini akan menambah pemasukan daerah melalui dana bagi hasil migasnya.

Sekarang, wilayah Kabupaten Bojonegoro akan masuk kembali menjadi bagian salah satu blok migas yaitu Blok Blora dengan operator PT Sele Raya Energi (PT SRE).

Kepala Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro Fajar Yudhi  mengatakan,Blok Blora ini ditandatangani oleh Pemerintah Pusat pada tanggal 30 November 2009 dengan masa kontrak 6 tahun. Blok Blora ini masuk di 2 Provinsi yaitu Provinsi Jatim dan Jateng, Dalam kontrak yang telah ditandatangani, PT SRE berkomitmen untuk melaksanakan eksplorasi pada Blok Blora dengan minimal pemboran 2 sumur eksplorasi.

"Satu sumur eksplorasi sudah dikerjakan di Kabupaten Pati dengan hasil yang tidak menggembirakan, dan kali ini sedang mencoba peruntungannya di perbatasan timur blok ini," jelasnya.

Dengan berbekal data–data seimik 2D awal yang merupakan data beberapa survey tahun 1974 hingga tahun 2000, pihak PT SRE mengidentifikasikan adanya beberapa struktur geologi yang menarik. Akhirnya pada kesimpulan untuk membagi blok menjadi 3 area yaitu Area Tugu, Area Mahesa, dan Area Lengobiru dan Garuda.

Dia mengungkapkan, dari area – area sebagaimana tersebut di atas, di tahun 2013 ini PT SRE akan melaksanakan kegiatan di Area Lengobiru yang terletak di Kabupaten Bojonegoro dan Ngawi Provinsi Jawa Timur, serta Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Area Lengobiru dan Garuda dipandang sangat menarik mengingat area ini bersebelahan langsung dengan Blok Gundih dengan lapangan Tiung Biru, dan Blok Cepu dengan lapangan Jambaran-nya.

"Untuk itu pihak SRE memilik harapan yang sangat besar bisa menemukan prospek migas di wilayah ini," imbuhnya.

Dia ungkapkan, untuk wilayah Bojonegoro survey seismik 2D ini akan melewati 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Ngraho, dan Kecamatan Margomulyo. Untuk itu tim Optimalisai Kandungan Lokal dalam acara ini berpesan kepada PT SRE beserta kontraktor yang mengerjakan seismik di Kabupaten Bojonegoro ini untuk melaksanakan sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa, serta selalu mentaati Perda 23 tahun 2011 dan juga peraturan–peraturan yang lain yang berlaku. (rien)



Dibaca : 974x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Rabu, 05 Juni 2013 16:14
Buuuaangeten, mosok kab.bojonegoro sbg penghasil migas terbesar tetapi nama2 bloknya sangat aneh, Blok cepu kek, Blok tuban kek, Blok nona kek dan yg terakhir malah Blok blora. Sakit rasanya bila di tela'ah secara mendalam. Sing gae jeneng pancen celeng.
Jaman
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan