Terapkan Displin Kerja di Proyek EPC GPF JTB

Sabtu, 31 Maret 2018, Dibaca : 1592 x Editor : nugroho

Samian sasongko
SOSIALISASI : Site Manager PT Rekind Zainal Arifin, saat memberikan penjelasan tetang proyek JTB di Baldes Dolokgede.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - PT Rekayasa Industri (Rekind), kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), bakal menerapkan aturan ketat terhadap para tenaga kerja ( Naker) yang terlibat di proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi fasilitas pemrosesan gas (Engineering Procurement, and Construction - Gas Processing Fasility (EPC - GPF) Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Site Manager PT Rekind, Zainal, menjelaskan, penerapan aturan ini sebagai bentuk kedisiplinan kepada para neker agar memiliki rasa tanggungjawab tinggi dalam melaksanakan pekerjaannya. Selain itu tak kalah pentingnya untuk selalu menjaga keselamatan (safety) dalam bekerja.

Baca Lainnya :

    "Karena maju mundurnya proyek ini nantinya ditentukan oleh keseriusan naker dalam bekerja," kata dia dalam sosialisasi rencana kerja dan perekrutan naker proyek GPF J-TB di Balai Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Selasa (27/3/2018) lalu.

    Displin bekerja ini akan diberlakukan Kontraktor asal Jakarta itu mulai jam masuk, istirahat, dan pulang kerja. Saat ini,  pekerjaan yang dilaksanakan diantaranya Pioneer Middl. Sedangkan untuk Site Clearing awal April dan Pemagaran dimulai Mei. Mega proyek ini akan menyerap 6000 naker selama puncak konstruksi.

    Baca Lainnya :
Show more