Selasa, 13 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Tiga Pimpinan Absen, Paripurna Berlangsung Panas

Editor: samian
Senin, 31 Juli 2017
Ririn Wedia
MEMANAS : Anggota DPRD Bojonegoro saat melakukan rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Bojonegoro 2016.

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Agenda rapat paripurna penutup dengan acara penetapan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tahun anggaran 2016 berlangsung panas.

Hal ini karena dari empat orang pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat, tiga diantaranya absen. Mereka adalah Ketua DPRD Mitroatin,  Wakil Ketua DPRD Suyuthi, dan Sukur Priyanto.

Kondisi tersebut membuat beberapa anggota dewan lainnya mengajukan interupsi. Salah satunya anggota Komisi D, Ali Huda, yang meminta absen ketiga pimpinan dicoret karena tidak sesuai aturan. Ketiga pimpinan izin hanya melalui telephone dan disampaikan langsung pada notulen, bukan pimpinan rapat.

"Sekwan tolong tegas dalam hal ini, kalau izinnya tidak tertulis coret saja. Tulis tanpa keterangan," pintanya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi A, Ali Mustofa. Agar menjadi perhatian bagi semua anggota maupun pimpinan untuk tidak absen melalui Genderuwo (sejenis setan). Istilah Genderuwo ditujukan kepada notulen yang memegang absensi.

"Kalau memang izin harus dengan cara yang benar, tertulis. Bukan melalui telephone atau sms melalui "genderuwo"," tandasnya.

Selain itu, dari pihak eksekutif tidak ada yang mewakili. Baik Bupati Suyoto, Wakil Bupati, Setyo Hartono, maupun Sekretaris Daerah, Soehadi Moelyono, tidak nampak batang hidungnya. Informasi yang diterima ketiganya menghadiri acara di luar kota.

"Karena rapat ini membutuhkan tandatangan bupati, ya terpaksa ditunda. Katanya, bupati menuju Bojonegoro dari Jakarta," kata wakil ketua DPRD, Sunjani, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Senin (31/7/2017).

Disinggung alasan tidak hadirnya ketiga pimpinan dewan, Sunjani menyampaikan, mereka menghadiri kegiatan di internal partai masing-masing. Mengenai tata tertib pengajuan izin, pihaknya mengaku belum tahu secara pasti.

"Ya memang selama ini kalau izin tidak mengikuti rapat melalui telephone atau sms ke masing-masing fraksi atau pimpinan rapat," tukasnya.

Dari total 50 orang anggota DPRD, paripurna dihadiri oleh 41 orang, dengan rincian 6 orang sakit, sisanya izin mengikuti kegiatan diluar.

Pantauan di lokasi, sidang ditunda dari pukul 11.30 Wib hingga pukul 13.00 Wib.(rein)

 

 

Dibaca : 264x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan