Senin, 15 Februari 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat TWU Hentikan Produksi Kilang Mini Tenaga Kerja Asing di Bojonegoro Meningkat Pembekalan Uji Coba Alsintan Dari Maintenance Rambah Jasa Transporter Dua Keuntungan Setelah Tercapai Produksi Puncak Inilah Peluang Bisnis Bidikan BBS PPGJ Capai Produksi Puncak FITRA Minta Informasi Sumur Koro Dibuka Galian C Picu Bencana Alam Fortuner Pekerja Migas Seruduk Grand Livina Papan Informasi Desa Pelem Dipindah PPGJ Segera Diserahkan ke Pertamina JOB P-PEJ Klaim Gas Tidak Berbahaya Warga Lebih Nyaman EPF Dimatikan ADS Tantang BBS Bangun Kilang Mini Ingatkan BUMD Tak Jadi Makelar Ketua DPRD Bojonegoro Garansikan Jabatannya Dua Hari, Dua Petani Tersambar Petir PT IME Lanjutkan Pekerjaan Sipil Gas Flare Penjual Mamin Sekitar Kilang Mini Resah Rekanan TWU Galang Dukungan Warga Ngampel Diduga Karacunan Pad A Pemkab Bojonegoro Layangkan Surat ke SKK Migas Besuk, Lahan Pengganti TKD Gayam Diukur Nge-Tweet Berhadiah Bersama JIM Bojonegoro Himbau Waspada Penipuan Naker Proyek Kebakaran TBBM Tuban Akibat Aliran Listrik Terminal BBM Tuban Terbakar Tunggu Kepastian PHER Operasi Proyek J-TB Rekrut 100 Naker Minta EMCL Evaluasi Hasil Rekomendasinya Rekomendasi Dua Peserta Langgar Komitmen Permintaan BBM Tuban Capai 17 Persen Pemdes Sedahkidul Sukseskan GDSC Harga BBM Kembali Diturunkan FKKL-B Minta, Bongkar EPF Harus Libatkan Kontraktor Lokal Polres Buru Dua Oknum Baru Sedahkidul Khawatirkan Dampak Proyek Banyuurip Oknum Wartawan Pemeras Diancam 4 Tahun Warga J-TB Minta Disosialisasikan Pelibatan Naker Kodim 0813 Bojonegoro Berlakukan Jamdan Tak Ada Sanksi Penyelesaian TKD Gayam Ribuhan Pengunjung Padati Wisata Ngerong Puluhan Hektar Tanaman Padi Direndam Banjir Kodim 0813 Gelar Konsolidasi Upsus Water Park Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan Koruptor Rugikan Negara Rp2,1 Miliar Selamatkan Hutan Melalui Lomba Ulat Jati Pemkab Tetap Pertahankan PT BBS Tantang Pemkab Menarik Pajak Galian C Penerimaan Migas Fluktuatif, Tingkatkan Iklim Investasi Sisihkan Rp10 Triliun Untuk Dana Abadi Migas Pemkab Blora Bebaskan Lahan Warga Desak Pertamina ISC Tetap Menjatah Minyak Mentah Kayangan Api Dibanjiri Pengunjung Truk Pertamina Tetap Beroperasi PAD Dishub Meningkat 5,54 Persen Penjualan Solar Turun 60 Persen BK Hentikan Kasus Laporan Komisi A Harga Solar Turun Nelayan Untung Tandatangani Kontrak Pengelolaan Wilayah Kerja Migas Hingga Akhir 2015, Pembebasan J-TB Belum Rampung Wartawan Gadungan Peras Warga Tuban Tambang Illegal Rusak Jutaan Hektar Hutan Wisata Water Park Dander Diserbu Pengunjung Sumur A dan C Tetap Berproduksi ExxonMobil Indonesia Tunjuk Presiden Baru Gelar Sarasehan Sejarah dan Kepurbakalaan Tak Ingin Penyelesaian TKD Gayam Terulang di J-TB Pastikan Tarif Angkutan Tuban Normal ADS Sebut Pemeriksaan Rutin Desak Holcim Segera Realisasikan Insentif Filosofi TKD Yang Penting Untungkan Desa

Tuban Bangun Jalan Lintas Selatan

Editor: teguh
Jum'at, 15 Maret 2013

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

 

Tuban – Sedikitnya lima wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur akan dilewati Jalur Lingkar Selatan. Jalur yang akan dibangun Pemkab Tuban ini untuk mengurai kemacetan yang semakin parah di kawasan kota setempat.

Ke lima kecamatan tersebut adalah, Kecamatan Palang (melewati Desa Kradenan, dan Desa Tegalbang), Kecamatan Semanding (Desa Kowang, Desa Semanding, dan Desa Tegalagung)  Kecamatan Kota (Desa Kembangbilo, dan Desa Sugiharjo), Kecamatan Merakurak (Desa Bogorejo), dan Kecamatan Jenu (Desa Sugihwaras).

“Rencana pembangunan jalur akan diawali dengan melakukan pembebasan lahan. Diperkirakan memiliki panjang 20 kilometer dengan lebar 17 meter dan memiliki 4 jalur,” terang Kepala Dinas Pengerjaan Umum Pemkab Tuban, Choliq Chunasih, saat dikonfirmasi mengenai pembangunan ini, Jumat (15/3/2013).

Rencananya, pengerjaan jalur yang memakan total lahan seluas 60 hektar ini akan dilakukan tahun 2013 ini. Dengan menyiapkan dana awal sekitar Rp120 milyar untuk pembelian lahan milik warga melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuban. Mengacu pada UU nomor 2 Tahun 2012, tentang pembebasan lahan untuk kepentingan umum.

Sedang untuk besaran harga tanah, PU menyerahkan sepenuhnya kepada BPN, dan tim yang ada. Untuk melakukan kajian taksiran jumlah harga tanah yang sesuai. Mesti ada harga maksimal yang tidak boleh dilampaui.

“Pembebasan akan dilakukan BPN, sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada,” tambah Choliq.

Dinas PU bersama angggota DPRD Tuban, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi. Hasilnya pembangunan lajur Lingkar Selatan ini akan dimulai pada tahun ini. (edp)

 

Dibaca : 626x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>