Kamis, 18 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Wabup : APBD SILPA Rp2,1 Triliun adalah Berkah

Editor: nugroho
Jum'at, 14 Juni 2019
Ririn Wedia
Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Sisa lebih pembiyaan tahun berkenaan atau SILPA APBD Bojonegoro, Jawa Timur, tahun 2018 cukup tinggi. Jumlahnya mencapai Rp2,1 triliun atau hampir setengah dari besaran APBD 2018 sebesar Rp4,6 triliun.

Namun demikian, besaran anggaran yang tidak tersalurkan itu dianggap Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto sebagai berkah dan sekaligus tantangan.

Wabup memaparkan, SILPA tersebut merupakan akumulasi dari SILPA BLUD senilai Rp4,1 miliar, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (F-KTP) senilai Rp13,4 miliar, Bantuan operasional sekolah senilai Rp1,664 miliar, Sisa dana DAK fisik, non fisik, dan dana insentif daerah senilai Rp29,8 miliar.

Kemudian pelampauan pendapatan dari dana transfer senilai Rp1 triliun dan sisa SILPA tahun 2017 ditambah efisiensi belanja selama tahun 2018 senilai total Rp824 miliar.

"Jumlah SILPA yang besar ini merupakan berkah sekaligus tantangan bagi kita. Karena, sejatinya SILPA itu merupakan keberkahan bagi bumi Bojonegoro selaku daerah penghasil minyak dan gas bumi,” kata Wawan, sapaan akrabnya saat membacakan pertanggungjawaban APBD 2018, Rabu (12/6/2019) lalu.

Menurutnya, besarnya SILPA bukan dikarenakan ketidakmampuan Pemkab Bojonegoro dalam mengelola keuangan daerah. Selain pendapatan melonjak signifikan sejak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu berproduksi puncak, juga disertai naiknya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar.

“Sudah seharusnya hasil bumi kita memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bojonegoro. Akan tetapi, jangan sampai melenakan sehingga hanya menjadi generasi penonton yang tidak berperan aktif dalam kegiatan pembangunan,” tegasnya.

Keberadaan SILPA senilai triliunan itu, kata Wawan-sapaan akrabnya, harus mampu memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

"Ini harus dialokasikan untuk pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat dalam rangka mewujudkan Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghoffur," pungkasnya.(rien)


Dibaca : 769x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan