Minggu, 14 Februari 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat TWU Hentikan Produksi Kilang Mini Tenaga Kerja Asing di Bojonegoro Meningkat Pembekalan Uji Coba Alsintan Dari Maintenance Rambah Jasa Transporter Dua Keuntungan Setelah Tercapai Produksi Puncak Inilah Peluang Bisnis Bidikan BBS PPGJ Capai Produksi Puncak FITRA Minta Informasi Sumur Koro Dibuka Galian C Picu Bencana Alam Fortuner Pekerja Migas Seruduk Grand Livina Papan Informasi Desa Pelem Dipindah PPGJ Segera Diserahkan ke Pertamina JOB P-PEJ Klaim Gas Tidak Berbahaya Warga Lebih Nyaman EPF Dimatikan ADS Tantang BBS Bangun Kilang Mini Ingatkan BUMD Tak Jadi Makelar Ketua DPRD Bojonegoro Garansikan Jabatannya Dua Hari, Dua Petani Tersambar Petir PT IME Lanjutkan Pekerjaan Sipil Gas Flare Penjual Mamin Sekitar Kilang Mini Resah Rekanan TWU Galang Dukungan Warga Ngampel Diduga Karacunan Pad A Pemkab Bojonegoro Layangkan Surat ke SKK Migas Besuk, Lahan Pengganti TKD Gayam Diukur Nge-Tweet Berhadiah Bersama JIM Bojonegoro Himbau Waspada Penipuan Naker Proyek Kebakaran TBBM Tuban Akibat Aliran Listrik Terminal BBM Tuban Terbakar Tunggu Kepastian PHER Operasi Proyek J-TB Rekrut 100 Naker Minta EMCL Evaluasi Hasil Rekomendasinya Rekomendasi Dua Peserta Langgar Komitmen Permintaan BBM Tuban Capai 17 Persen Pemdes Sedahkidul Sukseskan GDSC Harga BBM Kembali Diturunkan FKKL-B Minta, Bongkar EPF Harus Libatkan Kontraktor Lokal Polres Buru Dua Oknum Baru Sedahkidul Khawatirkan Dampak Proyek Banyuurip Oknum Wartawan Pemeras Diancam 4 Tahun Warga J-TB Minta Disosialisasikan Pelibatan Naker Kodim 0813 Bojonegoro Berlakukan Jamdan Tak Ada Sanksi Penyelesaian TKD Gayam Ribuhan Pengunjung Padati Wisata Ngerong Puluhan Hektar Tanaman Padi Direndam Banjir Kodim 0813 Gelar Konsolidasi Upsus Water Park Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan Koruptor Rugikan Negara Rp2,1 Miliar Selamatkan Hutan Melalui Lomba Ulat Jati Pemkab Tetap Pertahankan PT BBS Tantang Pemkab Menarik Pajak Galian C Penerimaan Migas Fluktuatif, Tingkatkan Iklim Investasi Sisihkan Rp10 Triliun Untuk Dana Abadi Migas Pemkab Blora Bebaskan Lahan Warga Desak Pertamina ISC Tetap Menjatah Minyak Mentah Kayangan Api Dibanjiri Pengunjung Truk Pertamina Tetap Beroperasi PAD Dishub Meningkat 5,54 Persen Penjualan Solar Turun 60 Persen BK Hentikan Kasus Laporan Komisi A Harga Solar Turun Nelayan Untung Tandatangani Kontrak Pengelolaan Wilayah Kerja Migas Hingga Akhir 2015, Pembebasan J-TB Belum Rampung Wartawan Gadungan Peras Warga Tuban Tambang Illegal Rusak Jutaan Hektar Hutan Wisata Water Park Dander Diserbu Pengunjung Sumur A dan C Tetap Berproduksi ExxonMobil Indonesia Tunjuk Presiden Baru Gelar Sarasehan Sejarah dan Kepurbakalaan Tak Ingin Penyelesaian TKD Gayam Terulang di J-TB Pastikan Tarif Angkutan Tuban Normal ADS Sebut Pemeriksaan Rutin Desak Holcim Segera Realisasikan Insentif Filosofi TKD Yang Penting Untungkan Desa

Warga Kalitidu Resah Pembuangan Sampah Sembarang Tempat

Editor: nugroho
Selasa, 12 Februari 2013
samian sasongko
RESAHKAN WARGA : Pembuangan sampah di sepanjang jalan Bojonegoro - Padangan, sudah berlangsung bertahun-tahun.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Pembuangan sampah dipinggir jalan raya Bojonegoro – Padangan, tepatnya disebelah sungai dekat jembatan wilayah Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meresehakan warga sekitar. Selain menimbulkan bau tak sedap, juga menggangu pemandangan.

Pembuangan sampah didekat anak sungai Bengawan Solo itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Akibatnya, warga yang berada disekitarnya mengeluhkan bau tak sedap dari tumpukan sampah yang membusuk.

Namun demikian, hingga saat ini Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terkesan membiarkan kondisi tersebut. Buktinya, belum ada tindakan pembersihan maupun mencarikan tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Warga Rukun Tetangga (RT) 06, Rukun Warga (RW) 01, Dukuh Krajan, Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Ali, menyatakan, pembuangan sampah tersebut telah mencemari lingkungan sekitar. Selain itu tumpukan sampah tersebut juga menjadi sarang nyamuk.

"Saya selalu menghirup udara tidak sedap. Apalagi jika musim hujan seperti ini baunya menyengat,” keluh Ali yang rumahnya tak jauh dari lokasi pembuangan sampah ketika ditemui suarabanyuurip.com, Selasa (12/2/2013)

Dia mengungkapkan, pembuangan sampah dipinggir jalan Bojonegoro – Padangan itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Meskipun sudah dilarang oleh pihak desa maupun Kecamatan, namun masih saja banyak warga yang membuang sampah ditempat tersebut.

"Warga sekitar sini malah hampir tidak ada yang membuang sampah disitu. Justeru yang banyak membuang sampah kesitu warga dari luar desa Kalitidu di sore hari," ujar Ali menerangkan.

Ali menambahkan, biasanya tumpukan samapah itu sering dibersihkan dengan cara dibakar. Namun, mulai pertengahan 2012 lalu hingga saat ini sampah belum dibersihkan.

”Saya harapkan dinas terkait segera melakukan tindakan agar sampah-sampah yang sudah menumpuk dan membusuk itu segera dibersihkan atau membuatkan TPS,” harap Ali.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kalitidu, Yayan Rahman, mengatakan, sedang mencari tanah untuk pembuatan TPS. Direncanakan pembanguan TPS itu dilaksanakan tahun 2014 mendatang.

"Untuk sementara ini akan kita buatkan tulisan larangan serta berkoordinasi dengan desa dan dinas kebersihan serta para perusahaan yang ada di kalitidu untuk menangani tumpukan sampah disitu," tegas Yayan Rahman, melalui pesan pendek. (sam)

Dibaca : 1135x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>