Minggu, 24 Juli 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Setahun Penuh TPP Tak Dibayarkan Ninik: Jabatan Direktur Memang Harus Tenaga Medis Lakukan Deteksi Dini Narkoba pada Siswa Puncak Produksi Blok Cepu Bertahan 3 Tahun ITS Sebut Tak Ada Dampak Lingkungan di Mudi PDSI Ciptakan Sembilan Cyber Rig Tender EPC GPF JTB Masuki Tahap Komersil Kandungan Gas H2S Minyak Banyuurip Tinggi Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro Bojonegoro Raih Adipura Kirana dan Sekolah Adiwiyata Mandiri Pertamina Setuju Produksi Blok Cepu Dinaikan 200 ribu Bph Produksi Sumur Tapen Ditarget Lebih dari 600 bph Direktur Hulu Pertamina Kunjungi Sumur Tapen JOB P-PEJ Diminta Tetap Memberikan Kompensasi Main Pokemon Go PNS Bisa Diberhentikan Lamongan Raih Penghargaan Adipura Kirana Pengangkutan Material J-TB Biangkerok Kerusakan Jalan Gayam Minta Kejelasan Berakhirnya Kontrak Blok Tuban Perhutani Siap Kerjasama dengan Pemkab Pertamina EP Dukung Ide Pemkab JOB P-PEJ Sampaikan Hasil Riset Flare ke Pemda Gerah Kobar Rencanakan Aksi Susulan Permintaan Diskusi di Pad B Ditolak Massa Tuding Riset ITS Hanya Hamburkan Anggaran Desak Perwakilan JOB P-PEJ Temui Warga Ribuan Massa Kepung Sumur Mudi Ribuan Massa Bersiap Menuju Sumur Mudi Paskibraka Kecamatan Gayam Mulai Latihan Mobil Proyek JTB Perparah Kerusakan Jalan Gayam Basra Target Uji Coba Sistem Satu Arah SMP Tuban Sabet Juara 1 O2SN Jatim Sepakat Tolak Pembelian Premium dengan Jerigen Pemkab Tak Tahu Pemanfaatan Sewa TKD Gayam Kantor Utama Kontraktor EPC-1 Selesai Dibongkar Dandim 0813 Pimpin Apel Bersama di Mapolres Bojonegoro Darurat Kekerasan Terhadap Anak Korban Ternyata Berstatus Mahasiswa Bupati Ajak Dampingi Anak dengan Kasih Sayang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Bekas Sajam PT Tripatra Bagikan Tangki Air ke Masjid Blok Cepu Masyarakat Diminta Beli LPG di Pangkalan Polres Usut Kasus Perampasan Kendaraan Pencuri Coba Bobol ATM BRI Gayam Pembatalan Perda Berdampak Menurunnya PAD Targetkan DBH Minyak Bumi 2016 Rp 24,8 Miliar Tunggu Informasi Pemprov Soal Operasional BMKG Camat Margomulyo Jabat Kabag Humas Pemborong Dikeroyok Enam Debt Collector Sekolah Dilarang Gunakan Kekerasan Fisik di PLSBSB Pemda Tambah Anggaran Pembebasan JLS Rp18,5 Miliar Pertamina EP Realisasikan Perbaikan Jalan Tapen Realisasi DBH Pajak Tuban Capai 54,70 Persen PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar Kompensasi TKD Gayam Belum Dibayar KPH Dukung Objek Wisata di Wilayah Hutan Tunda Balik Demi Pilkades PT BBS Harus Penuhi Kualitas SDM PT SI Bersama Swedia Sepakati Jual Beli CER Rencanakan Pembiayaan Daerah Rp 297 Miliar Perbaikan Jalan Tapen 02 Dianggarkan Rp2,3 Miliar Klaim TKD Kilang Tuban Hanya Soal Sertifikat Kesulitan Penuhi Pesanan Konsumen Lokalisasi Cangkring Kembali Beroperasi Polisi Gagal Mendapatkan Pelaku Penambang Wisata Blora Sulit Dikembangkan Bantu 37 Lembaga Sosial Anak Disinyalir Ada Pemalsuan Dokumen Nasib Buaya Kali Kening Belum Jelas Dewan Menginisiasi Raperda Pembangunan Perumahan Jalan Nasional Ditanami Bunga Bougenville Harga Gas J-TB dengan PT PKC Belum Sepakat Dukung Regulasi Alokasi Minyak ke Kilang Mini Warung Mamin Bermunculan di J-TB Giliran Wartawan Bojonegoro Diajak Bukber JOBP-PEJ GP Ansor Kunjungi Founding Fathers NU Pengelolaan Wisata Wonocolo Belum Jelas Wisata Ledok Dikelola LMDH Perbaikan Jalan Hutan Belum Ada Perjanjian Pemda Harus Kreatif Tingkatkan PAD Anggap Pembatalan Perda Wajar KIP Desa Sekitar Migas Minim Pemda Kesulitan Mendata Penambang Ilegal Pemboran Sumur Tapen 02 Mencapai 886 Meter Penurunan Produksi, Sebabkan Lifting Minyak Menurun Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air

Warga Kalitidu Resah Pembuangan Sampah Sembarang Tempat

Editor: nugroho
Selasa, 12 Februari 2013
samian sasongko
RESAHKAN WARGA : Pembuangan sampah di sepanjang jalan Bojonegoro - Padangan, sudah berlangsung bertahun-tahun.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Pembuangan sampah dipinggir jalan raya Bojonegoro – Padangan, tepatnya disebelah sungai dekat jembatan wilayah Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meresehakan warga sekitar. Selain menimbulkan bau tak sedap, juga menggangu pemandangan.

Pembuangan sampah didekat anak sungai Bengawan Solo itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Akibatnya, warga yang berada disekitarnya mengeluhkan bau tak sedap dari tumpukan sampah yang membusuk.

Namun demikian, hingga saat ini Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terkesan membiarkan kondisi tersebut. Buktinya, belum ada tindakan pembersihan maupun mencarikan tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Warga Rukun Tetangga (RT) 06, Rukun Warga (RW) 01, Dukuh Krajan, Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Ali, menyatakan, pembuangan sampah tersebut telah mencemari lingkungan sekitar. Selain itu tumpukan sampah tersebut juga menjadi sarang nyamuk.

"Saya selalu menghirup udara tidak sedap. Apalagi jika musim hujan seperti ini baunya menyengat,” keluh Ali yang rumahnya tak jauh dari lokasi pembuangan sampah ketika ditemui suarabanyuurip.com, Selasa (12/2/2013)

Dia mengungkapkan, pembuangan sampah dipinggir jalan Bojonegoro – Padangan itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Meskipun sudah dilarang oleh pihak desa maupun Kecamatan, namun masih saja banyak warga yang membuang sampah ditempat tersebut.

"Warga sekitar sini malah hampir tidak ada yang membuang sampah disitu. Justeru yang banyak membuang sampah kesitu warga dari luar desa Kalitidu di sore hari," ujar Ali menerangkan.

Ali menambahkan, biasanya tumpukan samapah itu sering dibersihkan dengan cara dibakar. Namun, mulai pertengahan 2012 lalu hingga saat ini sampah belum dibersihkan.

”Saya harapkan dinas terkait segera melakukan tindakan agar sampah-sampah yang sudah menumpuk dan membusuk itu segera dibersihkan atau membuatkan TPS,” harap Ali.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kalitidu, Yayan Rahman, mengatakan, sedang mencari tanah untuk pembuatan TPS. Direncanakan pembanguan TPS itu dilaksanakan tahun 2014 mendatang.

"Untuk sementara ini akan kita buatkan tulisan larangan serta berkoordinasi dengan desa dan dinas kebersihan serta para perusahaan yang ada di kalitidu untuk menangani tumpukan sampah disitu," tegas Yayan Rahman, melalui pesan pendek. (sam)

Dibaca : 1329x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan