Sabtu, 15 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Warga Ring I Sukowati Minta Tambahan Dana Kompensasi

Editor: nugroho
Kamis, 17 Mei 2012
rien.
Agus Susanto, Tokoh Masyarakat Dusun Mlaten, Desa Campurejo.

SuaraBanyuurip.com -Ririn W

Seiring rencana eksplorasi Sumur Pad B Lapangan Sukowati, Blok Tuban, oleh Join Operating Body Pertamina - PetroChina East Java (JOB P-PEJ) pada Juni mendatang, warga Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, meminta tambahan dana kompensasi kepada operator. Alasannya, Dusun Mlaten berada dekat dengan lokasi pemboran yang dipastikan akan terkena terdampak langsung dari kegiatan tersebut.  

Besaran tambahan dana kompensasi yang diajukan warga kepada JOB PPEJ adalah sebesar Rp 50.000 per kepala keluarga (KK) per bulan serta keterlibatan tenaga kerja selama kegiatan pemboran berlangsung.

Agus Susanto, salah satu tokoh masyarakat Dusun Mlaten mengatakan, sampai sekarang ini JOB P-PEJ belum memberikan tanggapan permintaan tambahan dana kompensasi maupun kebutuhan tenaga kerja kepada warga Dusun Mlaten sebagai daerah yang akan terdampak. Padahal sesuai rencana kegiatan pemboran akan dilaksanakan pada Juni mendatang.

“Maka dari itu, dalam waktu dekat kami akan mengadakan musyawarah desa terutama bagi warga Mlaten yang merasakan dampak langsung untuk meminta kejelasan dari Petrocina,” imbuh pria yang aktif di kegiatan Karang Taruna ini ditemui www.suarabanyuurip.com, Kamis (17/5).

Menurut dia, warga Mlaten selama ini belum menerima tambahan dana kompensasi ataupun keterlibatan tenaga kerja dari pemboran di Sumur Pad A Lapangan Sukowati karena lokasinya berada di Dusun Plosolanang Desa Campurejo. Namun untuk di Pad B yang terletak di desa Ngampel jaraknya sangat dekat.

“Tapi kalau di Pad B nanti, warga Mlaten pasti akan  merasakan kebisingan tiap hari karena kendaraan berat seperti Truck yang lalu lalang masuk lokasi akan lewat jalan sini. Sehingga kami akan menuntut hak seperti desa desa yang lain,” jelas Agus.

Dihubungi terpisah, Field Admin Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji menjelaskan, bahwa untuk Kompensasi dan keterlibatan tenaga kerja seluruhnya diserahkan kepada masing masing desa. Sehingga jika memang ada  pengajuan kompensasi dan tenaga kerja akan dikembalikan kepada desa untuk dimusyawarahkan.

“Kalaupun ada kami tidak bertanggung jawab. Karena sudah ada kesepakatan awal, yaitu  dana kompensasi sebesar Rp 50.000.000 untuk 3 desa, dan Rp.25.000.000 masing masing desa tiap bulannya. Jadi bila ada dukuh yang protes kita kembalikan pada internal desanya,” papar Hananto saat dihubungi melalui telephone seluler.

Ditambahkan, untuk sosialisasi tidak perlu dilakukan karena untuk Pad B yang berada di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, ini bukan kegiatan baru melainkan proyek lanjutan setelah Pad A beroperasi.

Dibaca : 1785x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Senin, 18 Juni 2012 15:30
PT INFICO PRATAMA // RADEN SALEH SQUARE B/09 // 085285388899 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Selamat & Sukses >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>> www.netwayindonesia.com - agung@netwayindonesia.com >>>>>>> >>>>>> www.rendezscaffolding.com - agung@rendezscaffolding.com >>>>>> >>>>>>>>> www.snagerladder.com - agung@snagerladder.com >>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Agung Netway Indonesia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>