PPSDM Migas Ikut Sertifikasi Sistem Manajemen Energi 50001 oleh TUV Rheindland

user
Nugroho 20 Oktober 2022, 09:19 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Opening Meeting Audit Eksternal Stage 1 Sistem Managemen Energi oleh TUV Rheinland Indonesia diadakan selama dua hari pada Senin (17/10/22) lalu, di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Jalan Sorogo Nomor 1, Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto yang turut hadir dan membukan acara tersebut menjelaskan bahwa PPSDM Migas sudah mendapat penghargaan-penghargaan di bidang energi dan mengapa tetap perlu mengikuti Sertifikasi Sistem Managemen Energi.

“Kementerian ESDM ini adalah kementerian energi jadi sudah seharusnya kita concern tentang energi karena energi ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dan PPSDM Migas sendiri juga sudah melakukan penghematan energi sejak lama karena kita kalau berbicara tentang pengehematan tentu saja ada penghematan cost atau biaya di sana. PPSDM Migas saat ini adalah BLU yang harus mengelola biaya dengan cermat termasuk juga pengelolaan energi. Penghematan di sini bukan berarti kita mengurangi kenyamanan terhadap pelanggan dan pegawai PPSDM Migas,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa PPSDM Migas telah mendapatkan Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi pada tahun 2022 ini, juga pada Lomba Hemat Energi dan beberapa penghargaan lainnya.

"Jadi sudah menjadi keharusan bagi kami untuk mengajukan sertifikasi Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 dari TUV Rheindland Indonesia," tegasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Lead Auditor TUV Rheindland Indonesia, Atok Supriyanto yang melakukan audit stage 1 untuk PPSDM Migas dan pada November 2022 akan melakukan Audit Eksternal Stage 2 Sistem Managemen Energ.

Sebagai informasi, Sistem Manajemen Energi (ISO 50001:2018) merupakan tata cara yang memungkinkan organisasi untuk membangun system dan proses secara manajerial dan teknik untuk mengelola penggunaan energi secara rasional dan meningkatkan kinerjanya. Termasuk dalam usaha efisiensi penggunaan energi dengan tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi atau layanan.(adv/suko)

Kredit

Bagikan