Pertamina EP Sukowati Dukung Majukan UMKM Desa Ngampel

user
samian 13 Januari 2022, 20:20 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Operator lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Sukowati, Blok Tuban, Pertamina Eksporasi dan Produksi (PEP) Sukowati Zona 11, mendukung segala upaya dalam memajukan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Melalui mitra pendamping PPM (Program Pemberdayaan Masyarakat) atas CSR (Corporate Social Responsibility), yaitu Lestari Muda Indonesia, para pelaku UMKM mendapatkan pembinaan usaha dari mulai hulu hingga ke hilir.

Ketua lembaga pendamping Lestari Muda Indonesia pada kelompok UMKM "Ampel Apik", Amar Ulil Muktamar Burhan mengatakan, kelompok UMKM di desa penghasil migas tersebut terbentuk sejak 20 Oktober 2021. Beranggotakan para pelaku UMKM setempat sejumlah 20 orang dari berbagai macam produk. Mulai cemilan hingga minuman.

"Para pelaku UMKM ini sudah punya cara bisnis sendiri-sendiri, tetapi kita memberikan pembinaan, agar supaya bisnis yang mereka jalankan lebih maju dan berkembang," kata pria yang akrab disapa Ulil kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (13/01/2021).

Menyatukan para pelaku usaha dalam satu wadah tentu bukan perkara mudah. Karena, menurut Ulil, terdapat kendala berupa ego bisnis dari setiap pelaku usaha yang harus bisa dikesampingkan sebelum menerima sistem yang dibangun oleh mitra pendamping PPM.

Sistem yang dibuat oleh mitra pendamping, kata Ulil, dijalankan secara rigid dan ketat. Tak tanggung-tanggung, jika ada anggota kelompok yang bertindak di luar sistem, ia persilakan untuk keluar dari kelompok.

"Sistem ini terus kita jaga, mulai dari tahapan sosialisasi, Workshop, FGD, hingga pada launching produk UMKM kedepan," tandasnya.

Sementara itu, Field Manager Sukowati Field, Totok Parafianto menyampaikan, bahwa pembinaan kepada kelompok UMKM di Desa Ngampel melalui mitra pendamping PPM merupakan wujud komitmen Pertamina EP Sukowati Field dalam memberikan dukungan pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Insya Allah dalam bulan ini produk akan segera launching, harapan kami setelah launching, produk akan dikenal luas masyarakat khususnya Bojonegoro," pungkasnya.(fin)

Credits

Bagikan