Program Pembangunan TPT dan Rehab Jembatan Desa Bandungrejo Disosialisasikan

user
Suko Nugroho Sbu 19 Agustus 2022, 14:33 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro – PT Pertamina EP Cepu Regional 4 Zona 12 Jambaran Tiung Biru (PEPC JTB) melaksanakan sosialisasi dan rembug desa Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di bidang peningkatan kualitas infrastruktur publik berupa Program Pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) dan Rehabilitasi Jembatan, Kamis, (18/08/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu dihadiri oleh Asisten Manager PGA Field Relations PEPC, Kepala Desa Bandungrejo beserta Perangkat Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, Ketua RT, Karang Taruna dan BUMDesa serta Tim ALAS Institute selaku mitra pendamping program.

Kepala Desa Bandungrejo, Sapani, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PEPC atas program turap penahan tanah dan rehabilitasi jembatan di desa Bandungrejo.

“Semoga bermanfaat bagi masyarakat kami,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Manager PGA Field Relations PEPC, Weanny Hikmat, menyampaikan harapannya agar program itu dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kami tetap berupaya menjalin hubungan baik dalam upaya pembangunan kerjasama dengan Pemerintah Bojonegoro,” katanya.

Dia juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat Bandungrejo agar proses Gas In saat ini dan rencana Gas On Stream (GOS) Proyek JTB dapat berjalan lancar dan sukses. Sehingga hasilnya dapat segera dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

Pada kegiatan tersebut, Manager Program ALAS Institute, Arul Efansyah menjelaskan tentang desain teknik dan tahapan pelaksanaan program, melalui sosialisasi dan rembug desa, merupakan salah satu tahapan awal pelaksanaan program sebagai bentuk sinkronisasi dan dukungan dari berbagai pihak agar kedepan program berjalan dengan sukses dan lancar.

Program pembangunan TPT dengan panjang kurang lebih 500 meter yang berlokasi di Dusun Sawit tersebut dimaksudkan untuk memperkuat badan jalan. Dimana pada beberapa titik rawan ambles karena bersebelahan dengan aliran sungai. Sehingga dengan adanya TPT akan memberikan keamanaan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi jalan tersebut. Sedangkan untuk rehabilitasi Jembatan berlokasi di lingkungan Dusun Bandung.

“Mengingat jembatan yang saat ini telah termakan usia dan perlu peremajaan konstruksi untuk menunjang akses dan mobilitas masyarakat sekitar,” pungkas Arul.(fin)

Kredit

Bagikan