Tahun Ini Panen Tembakau di Bojonegoro Diperkirakan Tak Bisa Serentak

user
Suko Nugroho Sbu 15 Agustus 2022, 11:26 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro – Panen tembakau di Bojonegoro, Jawa Timur tahun 2022 ini diperkirakan tidak bersamaan. Sebab, sebagian petani masih ada yang baru menanam tembakau. Apalagi saat ini, cuaca sering tak menentu dan bisa menurunkan kualitas tembakau.

Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Imam Nurhamid mengatakan panen tembakau diperkirakan tidak merata. Selain telat menanam, sebagian petani masih menanam padi.

“Ada petani tembakau yang baru tanam tembakau,” katanya, Senin (15/8/2022).

Idealnya para petani menanam tembakau pada bulan Juni lalu. Sehingga, panen raya bisa dilakukan serentak yakni puncaknya di Oktober mendatang. Namun lantaran hujan masih sering turun, sehingga petani tanam tembakau tidak sama. Dia mengatakan, salah satunya, Kecamatan Baureno dan Sugihwaras yang panennya mundur karena baru tanam.

“Tentu, berpengaruh saat petani menanam tembakau tidak sesuai jadwal. Misalnya kualitas tembakau akan menurun karena hujan,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengatakan, saat ini petani yang sudah menanam tembakau juga was-was karena cuaca yang tidak menentu dan sering turun hujan. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan harga jual di pabrikan.

“Akan tetapi, untuk harga tembakau saat ini masih normal yakni Rp 20 ribu untuk petikan pertama,” katanya.

Dia berharap, para petani menanam tembakau sesuai jadwal agar kualitasnya terjaga.(jk)

Credits

Bagikan