Perkuat Kerja Sama Bidang Energi, Denmark : Indonesia Miliki Potensi Pasar Besar

user
nugroho 11 Juni 2022, 08:56 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Denmark berkomitmen memperkuat kerja sama bilateral di bidang energi baru terbarukan (EBT) untuk mengimplementasikan efisiensi energi. Terlebih Indonesia memiliki sumber energi angin dan air yang cukup besar, terutama di wilayah Papua dan sangat potensial untuk dikembangkan ke depan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat bertemu dengan Minister of Energy, Climate, and Utilities Denmark, Dan Jorgensen, di sela-sela the 7th Annual Global Conference on Energy Efficiency di Sonderberg, Denmark, Kamis (9/6) waktu setempat. Pada kesempatan tersebut, kedua Menteri berkomitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral kedua negara.

Arifin mengapresiasi inisiatif Pemerintah Denmark bersama International Energy Agency (IEA) dalam penyelenggaraan konferensi energi efisiensi global.

"The 7th Annual Global Conference on Energy Efficiency ini adalah sarana untuk memperkuat komitmen bersama antar negara dalam implementasi efisiensi energi secara global," ujar Arifin.

Selain menyampaikan komitmen Indonesia dalam mendukung energi efisiensi, Arifin juga menyampaikan pengalaman mengenai pengembangan EBT di Indonesia, diantaranya B30 dan bioavtur.

"Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi inovasi yang dibutuhkan sektor transportasi masa depan," kata Arifin dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Jorgensen mengapresiasi kerja sama bilateral yang sudah terjalin dengan sangat baik antara Indonesia-Denmark selama ini. Jorgensen juga menekankan dengan kapasitas yang dimiliki Indonesia, maka implementasi kerja sama efisiensi energi yang dilakukan Indonesia dan Denmark memberikan dampak positif yang sangat besar.

Jorgensen memandang Indonesia memiliki potensi pasar yang besar. Sehingga ke depannya Indonesia dapat memanfaatkan potensi tersebut sebagai key driver dalam pengembangan pasar energi baru terbarukan.

"Denmark memiliki sumber energi baru yang cukup besar dan mengolahnya menjadi sumber energi untuk mendukung sektor transportasi dan maritim," ungkap Jorgensen.(suko)

Kredit

Bagikan